Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

BNI Rilis Logo HUT ke-80, Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Negeri

BNI Rilis Logo HUT ke-80, Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Negeri
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 sebagai simbol perjalanan panjang perseroan dalam melayani masyarakat Indonesia. Logo tersebut merepresentasikan semangat pengabdian, kolaborasi, dan komitmen BNI untuk terus hadir mendampingi kebutuhan finansial masyarakat lintas generasi. (Dok. BNI)
Intinya Sih
5W1H
  • BNI merilis logo HUT ke-80 sebagai simbol perjalanan delapan dekade pengabdian dan komitmen melayani kebutuhan finansial masyarakat lintas generasi di Indonesia.
  • Logo baru memaknai angka 80 sebagai lambang kesinambungan, semangat pelayanan tanpa henti, serta kolaborasi berkelanjutan antara BNI, masyarakat, dan mitra usaha.
  • Momentum HUT ke-80 menjadi refleksi BNI untuk memperkuat nilai Swadharma Bhakti Nagara dengan menghadirkan solusi keuangan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 sebagai simbol perjalanan panjang perseroan dalam melayani masyarakat Indonesia. Logo tersebut merepresentasikan semangat pengabdian, kolaborasi, dan komitmen BNI untuk terus hadir mendampingi kebutuhan finansial masyarakat lintas generasi.

Memasuki usia delapan dekade pada 2026, BNI menegaskan perannya sebagai bank nasional pertama milik negara yang terus bertumbuh bersama bangsa. Selama 80 tahun, BNI tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai fase kehidupan, mulai dari menabung, membangun usaha, mengembangkan bisnis, hingga mewujudkan berbagai tujuan finansial.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, peringatan HUT ke-80 menjadi momentum bagi perseroan untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian kepada negeri sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Usia 80 tahun bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui logo HUT ke-80, kami ingin menghadirkan interpretasi yang lebih humanis mengenai bagaimana nilai pengabdian BNI hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," ujar Putrama dalam keterangan tertulis.

Putrama menjelaskan, perjalanan BNI tidak dapat dilepaskan dari sejarah pendiriannya pada 5 Juli 1946, ketika Indonesia tengah membangun fondasi pemerintahan dan kedaulatan ekonomi setelah merdeka. Dalam situasi tersebut, R.M. Margono Djojohadikusumo menggagas berdirinya bank milik bangsa sendiri sebagai bagian dari upaya memperkuat harga diri ekonomi Indonesia.

"BNI lahir dari semangat perjuangan dan keyakinan bahwa bangsa ini membutuhkan bank sendiri. Sejak awal, BNI bukan hanya hadir untuk menjalankan fungsi perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyusun harga diri ekonomi Indonesia," kata Putrama.

Makna Logo 80 Tahun BNI

Gedung BNI (Dok. BNI)
Gedung BNI (Dok. BNI)

Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI turut berperan dalam penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa. Sejak saat itu, BNI terus tumbuh mengikuti perjalanan Indonesia dan menjaga semangat pengabdian tersebut dalam layanan kepada masyarakat. Semangat itu terus hidup dalam budaya pelayanan BNI hingga kini, baik melalui strategi bisnis, inovasi layanan, maupun peran insan BNI yang melayani masyarakat secara langsung di berbagai lini.

Nilai pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat inilah yang kemudian diterjemahkan BNI ke dalam identitas visual HUT ke-80. Logo tersebut memaknai angka 80 sebagai simbol usia, perjalanan, dan komitmen pelayanan yang telah dijalankan secara konsisten selama delapan dekade.

Angka 8 menjadi pusat filosofi karena memiliki kemiripan dengan simbol tak terhingga atau infinity ketika dilihat secara horizontal, yang menggambarkan semangat pelayanan yang terus bergerak tanpa henti. Sementara itu, angka 0 melambangkan keutuhan dan kesinambungan, mencerminkan ruang pelayanan yang selalu terbuka untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Perpaduan kedua angka tersebut menegaskan usia 80 tahun sebagai tonggak penting perjalanan BNI sekaligus awal untuk melanjutkan pelayanan yang lebih luas dan berkelanjutan. Filosofi ini sejalan dengan semangat BNI untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa.

Makna pengabdian tersebut juga tercermin dalam elemen visual logo yang menggambarkan jalur mengalir dan bergerak dinamis. Elemen ini merepresentasikan semboyan BNI, Swadharma Bhakti Nagara, yang bermakna mengabdi dan melayani negeri melalui karya serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Selain menggambarkan nilai pelayanan, logo HUT ke-80 juga mencerminkan kolaborasi berkelanjutan antara BNI, masyarakat, mitra usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Hubungan yang terbangun selama ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

BNI menilai, filosofi logo tersebut sejalan dengan komitmen perseroan dalam menghadirkan inovasi dan solusi keuangan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Dari generasi ke generasi, BNI terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui layanan yang profesional, relevan, dan memberikan manfaat nyata.

Dari sisi visual, penggunaan gradasi kuning-oranye pada logo melambangkan energi, optimisme, dan kehangatan yang menyertai pelayanan BNI kepada masyarakat. Adapun warna biru toska merepresentasikan kepercayaan, stabilitas, dan profesionalisme sebagai fondasi hubungan jangka panjang antara BNI dan nasabah.

Ke depan, logo HUT ke-80 akan menjadi identitas visual utama dalam berbagai kegiatan komunikasi, promosi, publikasi, dan aktivasi BNI bersama para mitra. Kehadiran logo tersebut diharapkan memperkuat pesan bahwa BNI terus menghidupkan nilai pengabdian melalui semangat Melayani Sepenuh Hati.

"Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa selama delapan dekade, BNI tidak hanya tumbuh sebagai institusi perbankan, tetapi juga terus menghidupkan nilai pengabdian melalui semangat Melayani Sepenuh Hati untuk kemajuan masyarakat, perekonomian, dan Indonesia," kata Putrama.

Melalui momentum HUT ke-80, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan Swadharma Bhakti Nagara dengan menghadirkan solusi keuangan yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan. BNI menyatakan akan terus hadir melayani masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia, baik untuk generasi hari ini maupun masa depan. (WEB)

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ahmad Faisal
EditorAhmad Faisal

Related Articles

See More