Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik lima pejabat eselon I di lingkungan Kemenkeu pada Jumat (23/10). Suahasil mengatakan bahwa perombakan struktur organisasi merupakan bagian dari langkah Kemenkeu untuk terus beradaptasi dan memperkuat organisasi.
"Dan saya rasa perjalanan organisasi kita, perjalanan Kementerian Keuangan kita mengabdi republik menjadi sangat penting terus ke depannya dan momento ini menjadi saat melihat estafet kepemimpinan untuk menjaga dan meneruskan legasi pengabdian kita semua," ujar Suahasil dalam pelantikan di Kemenkeu, Jumat (23/10).
Para pejabat yang dilantik yakni Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal, Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional, serta Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak.
Menurut Suahasil, tanggung jawab Kemenkeu perlu memahami keterkaitan antarkebijakan, memperkuat koordinasi, dan bekerja sama agar pengelolaan keuangan dapat mendukung pencapaian tujuan secara efektif.
“Tidak ada tanggung jawab Kementerian Keuangan yang dapat dikerjakan hanya oleh kotak yang Anda isi sendiri. Karena itu, kita akan terus melanjutkan upaya bekerja bersama,” kata Menkeu.
Suahasil juga memberikan pesan pada setiap pejabat yang dilantik. Kepada Sekjen, Menkeu meminta penguatan fungsi dukungan manajemen, mulai dari sumber daya manusia, anggaran, organisasi, hukum, komunikasi, hingga pengelolaan aset.
Kepada Dirjen Perbendaharaan, Menkeu mengarahkan kelanjutan transformasi menuju modern treasury operations melalui digitalisasi, penguatan proses bisnis, dan tata kelola.
Sementara itu, kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Menkeu meminta penguatan desain, tata kelola, dan proses bisnis transfer ke daerah serta peningkatan dukungan kepada pemerintah daerah sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Menkeu juga menyoroti bahwa Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional diharapkan memperkuat analisis dinamika geopolitik dan ekonomi global serta mendukung diplomasi ekonomi Indonesia. Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak diarahkan untuk memperkuat pengawasan perpajakan dan integrasi data guna mendorong kepatuhan wajib pajak serta mendukung pengamanan penerimaan negara.
Suahasil telah melakukan dua kali perombakan pejabat di lingkungan Kemenkeu sejak dilantik pada September 2026. Perombakan pertama dilakukan pada 12 pejabat Pejabat Eselon II dan 2 pejabat pada KSSK Kemenkeu pada 21 September 2026. Perombakan kedua dilakukan pada hari ini.
