Solikin tercatat telah dua kali mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Deputi Gubernur BI. Pada 23 Januari 2026, Komisi XI DPR menguji Solikin bersama dua calon lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono. Ia kembali mengikuti fit and proper test pada 27 Agustus 2026 bersama M. Anwar Bashori.
Setelah melalui proses panjang, Komisi XI menetapkan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031. Ia akan mengisi jajaran pimpinan BI bersama Destry Damayanti sebagai Gubernur BI dan Aida S. Budiman sebagai Deputi Senior Gubernur BI.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengatakan keputusan tersebut ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat berdasarkan kebijakan yang berlaku.
“Komisi XI DPR RI berdasarkan musyawarah untuk mufakat menyetujui dan menetapkan Saudari Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031, Saudari Aida S. Budiman sebagai Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2026–2031, dan Saudara Solikin M. Juhro sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031," ujar Fauzi.
Hasil keputusan tersebut akan disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 1 September 2026. Proses pengangkatan pimpinan BI kemudian akan mengikuti mekanisme yang berlaku.
Siapa Solikin M Juhro? | Solikin M. Juhro adalah ekonom senior yang menjadi Deputi Gubernur BI periode |
Kenapa Solikin M Juhro terpilih jadi Deputi Gubernur BI? | Solikin terpilih menjadi Deputi Gubernur BI melalui musyawarah mufakat setelah menjalani uji kepatutan dan kelayakan. |
Apa saja bidang yang pernah ditangani oleh Solikin M Juhro? | Ia terampil dalam ranah birokrasi bank sentral, seperti kebijakan moneter hingga kebijakan makroprudensial. |
Siapa saja yang terpilih bersama Solikin? | Komisi XI menetapkan Solikin bersama Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur BI dan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. |