Jakarta, Fortune - Kinerja dunia usaha atau bisnis di Indonesia sepertinya menjanjikan pemulihan yang lebih cepat. Perbaikan bisnis dalam negeri bahkan disebut menjadi yang paling unggul dibandingkan sejumlah negara lainnya.
ADA, sebuah perusahaan data dan kecerdasan buatan, menyebutkan kondisi bisnis di Indonesia saat ini mampu pulih mendekati era prapandemi Covid-19. Temuan ini berdasarkan dashboard “Recovery Index” mereka per September 2021. Dashboard ini disusun dengan menganalisis tingkat mobilitas serta konsumsi digital masyarakat dari data gawai serta aplikasi.
Menurut ADA, posisi dunia usaha Indonesia saat ini beranjak pulih dengan mampu mencapai 90 persen ke kondisi normal sebelum era pandemi. Namun, skor Indonesia ini masih lebih rendah dari Kamboja, yang mencapai 92 persen.
“Indonesia dan Kamboja sekitar 90 persen kembali normal setelah rebound kuat dari titik terendah pada Agustus yang disebabkan varian Delta,” kata Chief Executive Officer ADA Srinivas Gattameni dalam keterangan resmi, Rabu (6/10).
Dengan skor tersebut, Indonesia dan Kamboja hampir kembali ke posisi sebelum era pandemi Covid-19. Sedangkan, negara lain seperti Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia, tidak terlalu cepat memulihkan bisnis. Skor Thailand ada pada posisi 56 persen dari kondisi prapandemi, Filipina 69 persen, Singapura 76 persen, dan Malaysia 84 persen.
