Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suahasil Sebut Transfer ke Daerah 2026 Capai Rp720 Triliun
Menkeu suahasil nuharza sedang berpidato. (google.com/pasardana.id)
  • Pemerintah pusat menaikkan transfer ke daerah pada 2026 dari Rp693 triliun menjadi Rp720 triliun.

  • Tambahan alokasi mempertimbangkan kesulitan APBD, bencana alam, dan kebutuhan belanja pegawai.

  • Rehabilitasi pascabencana berlanjut hingga 2028, sementara dana insentif Rp1 triliun disiapkan untuk meningkatkan kinerja daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Transfer ke daerah meningkat menjadi Rp720 triliun. Pembiayaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berlangsung.

2027

Pemerintah memastikan kesiapan anggaran untuk melanjutkan program. Masih ada pekerjaan lanjutan yang perlu diselesaikan.

2028

Pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta pekerjaan lanjutan masih berlangsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah pusat meningkatkan transfer ke daerah pada 2026 menjadi Rp720 triliun dari pagu awal Rp693 triliun.
  • Who?
    Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membahas transfer daerah serta penanganan bencana alam.
  • Where?
    Pertemuan Suahasil dan Tito berlangsung di Jakarta. Rehabilitasi pascabencana mencakup Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
  • When?
    Peningkatan transfer berlaku pada 2026, sedangkan pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berlangsung hingga 2028.
  • Why?
    Tambahan alokasi memperhitungkan kesulitan APBD, bencana alam, dan kebutuhan penganggaran untuk belanja pegawai.
  • How?
    Pemerintah menambah transfer berdasarkan kebutuhan tiap daerah dan menyiapkan dana insentif Rp1 triliun untuk meningkatkan kinerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah memberi uang lebih banyak kepada daerah pada 2026. Uangnya naik dari Rp693 triliun menjadi Rp720 triliun. Menteri Keuangan Suahasil dan Menteri Dalam Negeri Tito membahas kebutuhan daerah dan bencana. Uang itu juga dipakai untuk pegawai dan memperbaiki daerah yang terkena bencana sampai 2028.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tambahan transfer menunjukkan pemerintah pusat menyesuaikan alokasi dengan kondisi tiap daerah, termasuk kebutuhan APBD, bencana alam, dan belanja pegawai. Kebijakan ini juga disertai rencana pembiayaan rehabilitasi hingga 2028 serta dana insentif Rp1 triliun yang dikaitkan dengan kinerja dan indikator pembangunan daerah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah pusat meningkatkan transfer ke daerah pada 2026 menjadi Rp720 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pagu yang ditetapkan tahun 2026 yakni Rp693 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bahwa tambahan transfer ke daerah ini memperhitungkan kebutuhan tiap daerah. “Kita lihat bahwa memang ada kesulitan di APBD-nya dan itu menjadi tambahan transfer. Karena itu transfer ke daerah tahun 2026 ini kalau di APBN awalnya adalah 693 triliun. Dengan berbagai macam tambahan itu, maka saat ini mungkin sudah mencapai Rp720 triliun,” ujar Menteri Keuangan Suahasil Nazara usai melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (28/10).

Secara terperinci, tambahan alokasi tersebut juga dipengaruhi oleh adanya bencana alam dan juga kebutuhan penganggaran untuk belanja pegawai. Ke depannya, pemerintah pusat akan terus mengindentifikasi berbagai kendala yang dialami oleh daerah. “Tentu ini akan kita lakukan terus ke tahun depan,” kata Suahasil.

Di samping itu, Suahasil dan Tito juga melakukan pembahasan mengenai penanganan bencana alam. Tito mengatakan bahwa pembiayaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan terus berlangsung pada 2026 hingga 2028.

Pemerintah juga mulai memastikan kesiapan anggaran untuk melanjutkan program pada 2027. “Setelah itu kita juga membicarakan untuk 2027 bagaimana persiapan ke 2027 karena akan masih ada pekerjaan lanjutan yang perlu diselesaikan 2027 maupun 2028,” katanya.

Di samping itu, pemerintah pusat juga akan memberikan dana insentif kepada daerah sebesar Rp1 triliun. Dana ini dialokasikan untuk meningkatkan kinerja. “Insentifnya insentif anggaran, insentif transfer, tapi bekerja untuk menurunkan inflasi, meningkatkan kualitas lingkungan, meningkatkan berbagai macam indikator pembangunan yang lain,” ujar Suahasil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article