Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pacu Dana Murah, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik di Atas 12 Persen
Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo saat memberikan sambutan pada acara Poin Haji Berkah Mega Syariah (23/7)/Dok Fortune IDN
  • Nilai atau volume tabungan haji Bank Mega Syariah meningkat lebih dari 12 persen (YoY). Jumlah rekening atau Number of Account (NoA) juga tumbuh lebih dari 5 persen hingga pertengahan Juli 2026. 

  • Total jumlah jamaah haji asal Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Pada musim haji 1447H/2026 saja, Indonesia memberangkatkan 221 ribu orang jamaah haji, atau setara 12 persen dari total jamaah haji dunia yang mencapai 1,70 juta jamaah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – PT Bank Mega Syariah (BMS) memupuk pertumbuhan kuat pada produk tabungan haji hingga pertengahan Juli 2026. Laju peningkatan volume tabungan haji perseroan melesat di atas 12 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Capaian ini terdorong oleh tingginya animo masyarakat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Selain volume dana, jumlah rekening atau Number of Account (NoA) turut menanjak lebih dari 5 persen pada periode yang sama. Perolehan ini kian memacu himpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan. Hingga kuartal I-2026, total DPK yang terkeruk BMS telah menembus angka Rp10 triliun.

Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, menegaskan peran penting produk ini dalam struktur pendanaan bank.

“Potensi ekosistem haji masih sangat besar, karena kebutuhan masyarakat untuk mempersiapkan ibadah haji bersifat jangka panjang dan berkelanjutan,” kata Yuwono pada acara Program Poin Haji Berkah Mega Syariah di Jakarta, Kamis (23/7).

Sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), BMS terus memperkuat kiprahnya pada ekosistem haji nasional. Perseroan menggenjot akuisisi nasabah baru dan membina hubungan erat dengan nasabah lama.

Kerja sama lintas sektor juga diperluas, mencakup KBIH, majelis ta'lim, KUA, komunitas, korporasi, hingga perguruan tinggi. Penetrasi lapangan digencarkan lewat pembukaan booth pada berbagai gelaran acara.

Melihat potensi pasar yang masih membentang luas, manajemen memasang target optimistis hingga pengujung tahun.

“Secara rata-rata kami berharap pertumbuhan bisnis tabungan haji ini minimal bisa tumbuh 30 persen di akhir tahun. Mulai dari pertumbuhan volume atau pertumbuhan jumlah jamaah haji di kita. Ini sesuai dengan pertumbuhan yang udah kita canangkan,” kata Yuwono.

Guna menggairahkan minat masyarakat, perseroan menggelar program pikat nasabah melalui Program Poin Haji Berkah Mega Syariah. Dalam puncak program loyalti yang bergulir sejak April 2025 ini, BMS menyerahkan Grand Prize berupa Voucher Haji Khusus/Plus senilai Rp254 juta kepada Mardiah, nasabah KCP Tangerang City.

Yuwono berharap tata kelola ekosistem hingga komponen biaya haji ke depan makin membaik. Hal tersebut diyakini bakal kian memicu minat masyarakat. Berdasarkan data haji musim 1447H/2026, Indonesia memberangkatkan 221.000 orang. Angka ini menyumbang sekitar 12 persen dari total jemaah haji dunia yang mencapai 1,70 juta orang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article