Akuisisi lahan di Sukabumi merupakan bagian dari diversifikasi usaha BEEF ke bisnis susu. Sebelumnya, perseroan membeli 250 ekor sapi perah impor pada awal 2026 untuk dipelihara di peternakan Desa Tumiyang, Banyumas, Jawa Tengah.
Direktur Utama BEEF, Ari Wijayanto, mengatakan peternakan di Banyumas telah menghasilkan susu segar dari periode laktasi pertama. Hasil tersebut menjadi salah satu dasar perseroan untuk melanjutkan pengembangan bisnis pemerahan sapi melalui aset baru di Sukabumi.
“Setelah berhasil memproduksi susu segar dengan hasil pemerahan yang memuaskan untuk laktasi pertama di peternakan Desa Tumiyang, kami menargetkan pembelian aset baru ini dapat meningkatkan keberlanjutan bisnis pemerahan sapi dengan meningkatkan nilai tambah bagi konsumen melalui produk susu kemasan hingga pengalaman wisata edukasi peternakan,” ujar Ari dalam keterangan resmi, Senin (2/11).
Dengan tambahan lahan tersebut, BEEF memiliki dua lokasi pengembangan bisnis pemerahan sapi, yakni peternakan di Banyumas dan aset baru di Sukabumi. Namun, perseroan belum merinci target kapasitas produksi susu, jumlah sapi yang akan ditempatkan, maupun jadwal pengembangan kawasan tersebut.