Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Disokong Bisnis Mobil Bekas, ASLC Raup Pendapatan Rp964,8 M di Kuartal III

2 min read
Disokong Bisnis Mobil Bekas, ASLC Raup Pendapatan Rp964,8 M di Kuartal III
Bisnis lelang dan penjualan mobil bekas PT Autopedia Sukses Lestari Tbk
  • ASLC mencatat pendapatan Rp964,8 miliar pada kuartal III-2026, meningkat 35,3 persen secara tahunan.

  • Transaksi mobil bekas Caroline.id menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp819,6 miliar atau 85 persen dari total pendapatan.

  • ASLC mengembangkan ekosistem bisnis kendaraan bekas melalui Caroline.id dan JBA, didukung jaringan cabang serta lokasi lelang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC),mencatatkan pendapatan sebesar Rp964,8 miliar pada kuartal III-2026. Pendapatan tersebut meningkat 35,3 persen secara tahunan (YoY) dibanding Rp713 miliar pada periode yang sama 2025, dengan segmen bisnis penjualan mobil bekas menjadi kontributor utama pendapatan perseroan.

Perusahaan mencatat, pendapatan dari transaksi mobil bekas yang beroperasi di bawah merek Caroline.id mencapai Rp819,6 miliar, atau menyumbang 85 persen terhadap total pendapatan perseroan. Capaian tersebut tumbuh sekitar 61,8 persen (YoY) dibandingkan Rp506,4 miliar pada kuartal III-2025.

Jany Candra, CEO Autopedia Sukses Lestari mengatakan optimalisasi ekosistem bisnis kendaraan bekas secara keseluruhan berperan penting dalam mendukung kinerja Caroline.id dan ASLC sepanjang Januari-September 2026.

“Melalui sinergi antar lini usaha, perseroan dapat memperkuat kapabilitas bisnis, menjangkau kebutuhan pasar yang lebih luas, serta menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan” ujar Jany dalam keterangan tertulis, Senin (2/11).

Di sisi lain, JBA yang merupakan lini bisnis balai lelang kendaraan turut berkontribusi terhadap pendapatan ASLC melalui layanan lelang yang menjangkau berbagai segmen pelanggan. Hingga kuartal III-2026, JBA mencatatkan pendapatan sebesar Rp148,7 miliar.

Guna memastikan setiap kendaraan memperoleh nilai optimal, ASLC menerapkan standardisasi dalam menentukan kanal penjualan yang paling sesuai dengan karakteristik kendaraan dan kebutuhan pasar, baik melalui penjualan ritel Caroline.id maupun mekanisme lelang JBA.

“Setiap lini bisnis memiliki karakteristik dan peluang pertumbuhan masing-masing. Karena itu, perseroan terus mendorong pengembangan usaha secara terintegrasi agar kapabilitas yang dimiliki dapat saling melengkapi dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem secara keseluruhan,” Jany menambahkan.

Saat ini, Caroline.id telah memiliki 18 cabang yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung, sementara JBA mengoperasikan 40 lokasi lelang di seluruh Indonesia.

Didukung jaringan tersebut, perseroan terus memperkuat digitalisasi platform penjualan, meningkatkan kapabilitas digital, serta mengoptimalkan proses operasional untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

    Related Articles

    See More