BUSINESS

DP World Gandeng Maspion Group Bangun Terminal Peti Kemas di Gresik

Meningkatkan Jawa Timur jadi gerbang perdagangan global.

DP World Gandeng Maspion Group Bangun Terminal Peti Kemas di GresikPeletakan batu pertama terminal peti kemas DP World bersama Maspion. (dok. DP World)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

03 October 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Perusahaan logistik global, DP World bersama Maspion Group, membangun terminal peti kemas di Gresik, Jawa Timur. Pembangunan terminal ini diharapkan dapat meningkatkan posisi Jawa Timur sebagai gerbang perdagangan Indonesia dengan dunia internasional.

Group Chairman dan CEO DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi signifikan sebagai pusat utama perdagangan global. “Kami berharap dapat membuka pertumbuhan lebih lanjut di kawasan ini melalui kemitraan dan investasi yang bermakna yang memberikan peluang melalui peningkatan yang lebih besar,” ujarnya dalam keteranganyang diterima Fortune Indonesia, Selasa (3/10).

DP World mendirikan perusahaan patungan dengan Maspion bernama DP World Maspion Jawa Timur, yang akan mengoperasikan terminal peti kemas internasional modern dengan kapasitas desain hingga tiga juta dua puluh kaki setara unit (TEU).

Perusahaan juga akan mengembangkan kawasan industri dan logistik terintegrasi, berdekatan dengan terminal peti kemas, dengan luas lahan awal 110 hektar dengan potensi perluasan ke depan.

Visi yang sama

Chairman dan CEO Maspion Group, Alim Markus, menambahkan kedua perusahaan punya visi yang sama dan berdedikasi untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan didalam negeri. DP World dan Maspion memanfaatkan peluang investasi demi kepentingan pertumbuhan fiskal negara.

Proyek tersebut membuktikan, kedua perusahaan  bersama pemerintah bisa memanfaatkan sumber daya dan kemampuannya bersama-sama mengembangkan infrastruktur Jawa Timur sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui strategi Indonesia Generasi Emas 2045. "Kami gembira dengan prospek proyek ini dan dampak ekonomi jangka panjangnya,” katanya.