BUSINESS

Setelah Investasi Jumbo, VinFast Bakal Ikut Pameran IIMS 2024

Akan meluncurkan produk untuk berbagai segmen.

Setelah Investasi Jumbo, VinFast Bakal Ikut Pameran IIMS 2024Ilustrasi kendaraan listrik. 123RF

by Bonardo Wahono

12 February 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Pada Januari lalu, VinFast, produsen Kendaraan Listrik asal Vietnam, mengumumkan investasi yang signifikan di Indonesia, termasuk pendirian fasilitas manufaktur senilai 200 juta dolar AS atau lebih dari Rp3 triliun. 

Kemudian, sebulan kemudian atau pada Februari ini, perusahaan tersebut mengumumkan keikutsertaannya dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 yang akan berlangsung pada 15-25 Februari 2024. 

Acara itu nantinya akan sekaligus dimanfaatkan untuk meluncurkan produknya di Indonesia untuk berbagai segmen. Rencananya, Vinfast akan memperkenalkan model kendaraan listrik kemudi kanan ke pasar internasional pada pameran ini.

Menurut CEO VinFast Indonesia, Tran Quoc Huy, perusahaannya berkomitmen menjadi mitra bagi pemakainya dalam perjalanan kepemilikan kendaraan listrik.

"Kami berharap dapat menginspirasi pasar untuk mengeksplorasi potensi tak terbatas dari masa depan mobilitas yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip Senin (12/2).

Baginya, Indonesia mewakili pasar utama berikutnya bagi perusahaan sekaligus menjadi penghubung strategis dalam rantai pasokan kendaraan listrik global VinFast. Ini sebagai langkah serius setelah pengumuman investasi dalam pembangunan pabrik dengan kapasitas tahunan hingga 50.000 kendaraan listrik. 

Setelah beroperasi nanti, pabrik di Indonesia tidak hanya memproduksi kendaraan untuk pasar dalam negeri, tetapi juga akan memperkuat rantai pasokan dan daya saing VinFast secara global.

Dalam bisnisnya, VinFast menyatakan menawarkan tingkat otomatisasi hingga 90 persen dengan fasilitas kelas dunia. Ini ditujukan untuk dapat menghadirkan kendaraan listrik yang variatif dan terjangkau, serta memungkinkan pelanggan untuk menanamkan komitmen keberlanjutan ke dalam fondasi operasi perusahaan.

Vinfast juga menyatakan komitmennya pada aspek kepatuhan yang ketat terhadap standar bangunan hijau guna memastikan dampak terhadap lingkungan (environmental footprint) seminim mungkin pada tiap tahapan produksi.

Setelah membangun pabrik di Vietnam, VinFast meluncurkan tiga model pertama, yakni VF e34, VF e35 (sekarang dikenal sebagai VF 8), dan VF e36 (sekarang dikenal sebagai VF 9) pada 2021. 

Ketika melantai di bursa Nasdaq, Amerika Serikat, pada 2023, perusahaan itu mampu menggalang lebih dari 2 miliar dolar AS. Tahun ini, perusahaan itu berencana memperluas pasarnya ke 50 negara