Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Danantara Teken Kerja Sama dengan Arm, Perkuat Kemandirian Teknologi
Danantara meneken perjanjian kerangka kerja bersama Arm Limited. Dok Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
  • Danantara resmi menandatangani kerja sama dengan Arm Limited untuk memperkuat pengembangan chip di bidang pusat data dan kecerdasan buatan, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kemandirian teknologi nasional melalui pelatihan 15 engineer Indonesia agar menguasai desain semikonduktor strategis bagi ekosistem digital.
  • Enam desain chip nasional akan dikembangkan sebagai intellectual property milik Indonesia, membuka peluang investasi baru dan memperkuat posisi negara dalam rantai pasok global semikonduktor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Danantara meneken perjanjian kerangka kerja bersama Arm Limited, perusahaan semikonduktor untuk sektor otomotif global, khususnya pada aspek desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,  Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kerja sama tersebut akan diarahkan untuk mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional dalam pengembangan teknologi strategis, khususnya di bidang semikonduktor, yang menjadi elemen dasar bagi berbagai inovasi dan ekosistem digital.

Melalui kerja sama tersebut, 15 engineers Indonesia akan mendapatkan pelatihan dari ekosistem Arm untuk menguasai teknologi cip design.

“Dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip, sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” jelas Menko Airlangga dalam keterangan resminya, Selasa (24/2).

Kemitraan tersebut juga menjadi langkah Indonesia untuk bertransformasi dari konsumen teknologi menjadi produsen dalam rantai pasok global. 

Sementara itu, enam desain chip akan dikembangkan sebagai intellectual property (IP) milik Indonesia.

“Enam ini merupakan IP, intellectual property, yang kita bisa pilih apakah satu untuk teknologi otomotif, kedua internet of things, ketiga terkait dengan data center, kemudian bisa juga tentang home appliances, yang dua lagi kita bisa pilih apakah kita mau yang futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing, dan yang lain. Jadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,” tutup Menko Airlangga.

Pada tahap selanjutnya, pengembangan generasi baru chip akan membuka peluang investasi yang lebih besar, termasuk pada aspek manufaktur (printing) yang saat ini didominasi oleh sejumlah perusahaan global. 

Ke depan, berbagai perusahaan global tersebut juga diharapkan dapat melakukan investasi di Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem semikonduktor nasional.

Sebagai informasi tambahan, penandatanganan perjanjian tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Editorial Team