Jakarta, FORTUNE – Bisnis nutrisi menjadi salah satu penopang portofolio Danone secara global. Pada 2025, perusahaan membukukan penjualan €27,283 miliar, tumbuh 4,5 persen secara like-for-like. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan volume dan bauran produk sebesar 2,7 persen, sementara kenaikan harga berkontribusi 1,8 persen. Untuk 2026, Danone menargetkan pertumbuhan penjualan like-for-like sebesar 3-5 persen.
Di Indonesia, bisnis tersebut salah satunya ditopang PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada). Memasuki usia 72 tahun, perusahaan memperkuat bisnis nutrisi anak melalui pengembangan produk, edukasi konsumen, dan perluasan akses distribusi. Sarihusada menjadi bagian dari segmen Specialized Nutrition Danone yang mencakup produk untuk kebutuhan nutrisi pada berbagai tahap kehidupan.
Agung Laksamana, General Secretary Director Danone Indonesia, mengatakan perjalanan Sarihusada selama lebih dari tujuh dekade turut mengikuti perubahan kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.
"Sejak didirikan pada tahun 1954, tujuan kami tetap sama, meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Selama lebih dari tujuh dekade, kami telah membantu menutrisi lebih dari 75 juta anak dan memotivasi kami untuk terus berinovasi," ujar Agung dalam keterangannya, Kamis (27/8).
Penguatan bisnis tersebut salah satunya dilakukan melalui pengembangan portofolio. Sarihusada menyebut inovasi produknya didukung ahli nutrisi dan berbagai studi klinis untuk menyesuaikan formulasi dengan kebutuhan anak pada setiap tahap pertumbuhan. Melalui SGM Eksplor, misalnya, perusahaan menyediakan formula khusus bagi anak yang tidak cocok dengan susu sapi.
Pengembangan produk berjalan di tengah kebutuhan pemenuhan gizi anak yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8 persen dari 21,5 persen pada 2023. Pemerintah menargetkan angka tersebut kembali ditekan menjadi 14,2 persen pada 2029.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap produk nutrisi sekaligus edukasi bagi orang tua masih terbuka. Sarihusada pun tidak hanya mengandalkan portofolio produk, tetapi turut menjalankan program edukasi dan inisiatif sosial yang menyasar keluarga Indonesia.
Pendekatan tersebut juga terlihat dalam peringatan ulang tahun ke-72 Sarihusada. Perusahaan menggandeng Raja Susu untuk menggelar edukasi nutrisi dan aktivitas keluarga secara serentak di 17 titik Jabodetabek, termasuk Raja Susu Flagship Store PIK pada 27 Agustus 2026.
