BUSINESS

Strategi Platform Edtech Dibimbing Kembangkan SDM Teknologi

Peluang karier anak muda kian terbuka.

Strategi Platform Edtech Dibimbing Kembangkan SDM TeknologiDok. Dibimbing.id

by Desy Yuliastuti

02 November 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Data Trading Economy mengungkap Indonesia adalah negara dengan tingkat pengangguran tertinggi kedua di Asia Tenggara tahun ini. Tercatat tingkat pengangguran di dalam negeri mencapai 5,45 persen pada Februari 2023.

Hal itu juga diungkap dalam Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS yang menunjukkan jumlah angkatan kerja meningkat dari 143,72 juta orang pada tahun 2022 menjadi 146,62 juta orang pada bulan Februari 2023. Selain itu, pengangguran di Indonesia mencapai 7,99 juta orang pada bulan Februari 2023, mengalami penurunan sekitar 410 ribu orang dibandingkan dengan Februari 2022.

Berangkat dari persoalan tersebut, CEO dan Co-founder dari Dibimbing.id, Zaky Muhammad Syah, mendirikan Dibimbing.id pada 2020 agar berkontribusi nyata terhadap pendidikan dan karier di Indonesia. 

Latar belakang organisasional Zaky di Universitas Indonesia telah menjadi pijakan bagi visi dan misi Dibimbing.id dalam mendefinisikan kualitas pendidikan dan pelatihan di negeri ini.

Pendirian platform edtech ini juga dilatari pengalaman pribadinya yang pernah menganggur selama hampir setahun. Menurut hematnya, persoalan pengangguran tak hanya terkait masalah kecerdasan, tapi ada ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri masa kini. Faktanya pertumbuhan industri digital yang begitu cepat di Tanah Air tak selaras dengan kebutuhan dan ketersediaan talenta digital. 

Mengutip data Bank Dunia, Indonesia membutuhkan sekitar sembilan juta talenta digital dalam 15 tahun atau rata-rata per tahun sekitar 600 ribu orang. Apabila hanya mengandalkan sistem pendidikan konvensional, maka kebutuhan industri tidak akan terpenuhi.

"Dibimbing.id hadir dari sebuah rumah sewa sederhana, lalu tumbuh menjadi platform yang penuh pencapaian dan kesuksesan," kata Zaky dalam keterangannya, melansir JPNN, Rabu (1/11).

Pengembangan Dibimbing.id juga dilatari pengalamannya memimpin beberapa organisasi di kampus, serta peran penting sebagai Deputy Head di Yayasan Generasi Bisa Indonesia. Keaktifannya mulai dari organisasi sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, hingga organisasi yang bergerak di bidang bisnis, di mana ia mempelajari dan mengimplementasikan strategi bisnis serta pengembangan organisasi. Kepemimpinannya turut mengukuhkan kapasitasnya sebagai pemimpin yang visioner dan berorientasi pada solusi.

Misi pengembangan SDM teknologi

CEO dan Co-founder Dibimbing.id, Zaky Muhammad Syah/Dok. Dibimbing.id

Diluncurkan tahun 2020 lalu, startup edtech "Dibimbing" mengantongi pendanaan tahap awal dari Init-6 dan melanjutkan visi misi jangka panjang untuk membentuk talenta digital unggulan di Indonesia. 

Zaky mengatakan, platform ini tidak hanya menjadi penyedia layanan belajar kemampuan digital, tapi juga persiapan karier, dan penyaluran kerja bagi talenta digital Indonesia. Selain itu, sebagai komunitas yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan potensi setiap individu.

Dibimbing.id menawarkan beberapa program, yaitu Data Science, Digital Marketing, UIUX/Product Design, Frontend Web Development dan Product & Project Management. Selain itu, lulusan Dibimbing.id akan dibantu mendapat pekerjaan dan karier impian di 570+ perusahaan hiring partner seperti Stockbit, Bibit, Lazada, DBS, Indosat, Sinarmas, Ajaib, dan MNC Group. 

Menurutnya, kolaborasi antara pendidikan dan industri merupakan kunci menciptakan ekosistem kerja yang sinergis dan berkelanjutan. 

“Kami berkomitmen untuk menghubungkan pencari kerja dengan industri yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas," ujarnya.

Saat ini, Dibimbing.id telah memiliki lebih dari 37.000 siswa aktif yang tersebar di berbagai kota Indonesia. Ia berharap pada 2023 bisa memiliki sekitar 300 ribu siswa baru. Selain itu, Dibimbing.id pun telah berhasil mendapatkan funding pada tahap Series A.