Ekspansi Kendal Industrial Park, Jababeka Kantongi Pinjaman Rp1,2 T

- PT Jababeka Tbk melalui PT Kawasan Industri Kendal menandatangani perjanjian pinjaman term loan senilai Rp1,2 triliun dengan Bank BRI untuk ekspansi Kendal Industrial Park.
- Pinjaman berdurasi 10 tahun ini akan digunakan untuk pengembangan lahan, pembangunan infrastruktur, dan kebutuhan umum korporasi dengan jaminan aset tanah, aset tetap, serta piutang terkait proyek.
- Fasilitas pembiayaan ini memperkuat posisi keuangan KIK, mendukung diversifikasi pendanaan, serta mempercepat ekspansi dan pertumbuhan berkelanjutan kawasan industri di bawah Grup Jababeka.
Jakarta, FORTUNE - PT Jababeka Tbk (KIJA), melalui anak usahanya, PT Kawasan Industri Kendal (KIK) menandatangani perjanjanjian fasilitas pinjaman term loan dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung kelanjutan ekspansi Kendal Industrial Park.
Wakil Direktur Utama PT Jababeka, Budianto Liman mengatakan fasilitas tersebut terdiri atas pinjaman term loan non-revolving dengan nilai maksimum sebesar Rp1,2 triliun, dengan jangka waktu selama 10 tahun dan availability period hingga 24 bulan.
Dana hasil fasilitas tersebut terutama akan digunakan untuk keperluan umum korporasi terkait pengembangan Kendal Industrial Park, termasuk untuk mendukung pengembangan lahan dan pembangunan infrastruktur.
Sehubungan dengan pinjaman tersebut, KIK akan memberikan jaminan berupa aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang yang terkait dengan pengembangan Kendal Industrial Park.
Menurut Budiman, fasilitas pembiayaan ini semakin mencerminkan dukungan yang berkelanjutan dari sektor perbankan domestik terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang dan fundamental Kendal Industrial Park sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi.
Fasilitas ini menyediakan pendanaan jangka panjang untuk melengkapi posisi kas KIK yang kuat serta semakin meningkatkan fleksibilitas keuangan secara keseluruhan, sekaligus mendukung percepatan pengembangan Kendal Industrial Park dan ekspansi ekosistem kawasan industrinya.
“Transaksi ini juga mendukung diversifikasi sumber pendanaan KIK secara berkelanjutan dengan tetap menjaga pengelolaan likuiditas yang prudent dan disiplin alokasi modal,” ujar Budianto dalam keterangan tertulis, Senin (25/5).
Melalui transaksi ini, Jababeka optimistis KIK berada pada posisi yang kuat untuk mempercepat ekspansi Kendal Industrial Park, memperkuat pipeline pengembangannya, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan di lingkungan Grup Jababeka.


















