Gandeng Artotel dan Rumah Atsiri, tiket.com Perluas Ekosistem Wisata Berkelanjutan
- tiket.com menggandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia untuk memperluas inisiatif tiket Green, membangun ekosistem akomodasi dan pengalaman wisata berkelanjutan di Indonesia.
- Kolaborasi ini menegaskan komitmen industri pariwisata terhadap prinsip ESG, dengan Artotel memperbarui 40 persen portofolio hotelnya agar bersertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC).
- Melalui promo STAYGREEN hingga Mei 2026, tiket.com memberi insentif cashback bagi wisatawan yang memilih akomodasi ramah lingkungan, mendorong adopsi pariwisata berkelanjutan sebagai arus utama.
Jakarta, FORTUNE— Tren perjalanan berkelanjutan mulai bergerak dari sekadar menjadi strategi bisnis baru di industri pariwisata. Seiring perilaku wisatawan yang semakin mengutamakan pengalaman berbasis nilai dan keberlanjutan, tiket.com memperluas inisiatif tiket Green dengan menggandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia membangun ekosistem akomodasi dan pengalaman wisata berkelanjutan di Indonesia.
Kolaborasi itu menandai fase baru pengembangan tiket Green melalui konsep accommodations with experience. Strategi ini mendorong transformasi bisnis akomodasi dari sekadar penyedia tempat menginap menjadi penyedia pengalaman yang memiliki dampak sosial dan lingkungan.
Langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya permintaan wisata berbasis keberlanjutan.
Berdasarkan Travel Industry Outlook 2026 milik tiket.com, sebanyak 63 persen wisatawan telah mengenal konsep sustainable travel, sementara 67 persen di antaranya pernah menginap di akomodasi ramah lingkungan. Selain itu, 69 persen wisatawan mengaku terdorong berkontribusi terhadap lingkungan, 49 persen ingin mendukung komunitas lokal, dan 41 persen mencari pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan, perusahaan melihat pariwisata berkelanjutan sebagai peluang pertumbuhan jangka panjang sekaligus arah transformasi industri perjalanan.
Menurutnya, hingga 2025 tiket Green telah memiliki lebih dari 8.000 pilihan akomodasi berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara. “Kami ingin memperkuat peran dalam mendorong transformasi industri menuju pariwisata yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/4).
Sementara itu, Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkereg mengatakan, kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi memperluas implementasi prinsip ESG di sektor hospitality. Perusahaan menyebut sekitar 40 persen portofolio hotelnya telah memperbarui program keberlanjutan dan memperoleh sertifikasi pariwisata berkelanjutan dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC).
Menurutnya, keberlanjutan kini menjadi bagian dari strategi operasional jangka panjang industri perhotelan. Menurutnya, implementasi ESG tidak hanya diarahkan untuk efisiensi operasional, tetapi juga menjaga relevansi pengalaman menginap bagi konsumen yang semakin sadar terhadap isu lingkungan.
Sementara itu, Rumah Atsiri Indonesia memanfaatkan kolaborasi ini untuk memperluas pendekatan wisata berbasis edukasi dan pemberdayaan komunitas lokal. Director & Founder Rumah Atsiri Indonesia, Natasha Clairine menilai pengalaman wisata berkelanjutan kini menjadi nilai tambah yang semakin dicari wisatawan.
Di sisi bisnis, tiket.com juga menggunakan strategi insentif untuk mempercepat adopsi wisata berkelanjutan melalui promo STAYGREEN yang berlangsung hingga 3 Mei 2026. Program tersebut menawarkan cashback untuk pemesanan akomodasi domestik dan internasional yang masuk dalam kategori ramah lingkungan.
Melalui kemitraan ini, tiket.com berupaya memperkuat posisinya di segmen sustainable travel yang diperkirakan akan terus tumbuh seiring perubahan preferensi konsumen global. Perusahaan juga ingin mendorong agar wisata berkelanjutan tidak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan menjadi arus utama industri pariwisata nasional.

















