Jakarta, FORTUNE — PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat laba bersih Rp4,72 triliun pada semester I-2026. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), angka tersebut turun 19 persen dibandingkan Rp5,84 triliun pada semester I-2025.
Indofood menjelaskan penurunan laba dipicu rugi selisih kurs akibat pelemahan rupiah, bukan karena pelemahan operasional utama. Pasalnya, penjualan, laba usaha, dan laba inti tetap tumbuh sepanjang semester I-2026.
"Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di tahun 2026 ini. Kami tetap fokus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," ujar Direktur Utama sekaligus CEO Indofood, Anthoni Salim dalam siaran pers, Jumat (31/7).
