Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Perluas Jangkauan, CLEO Siap Operasikan 3 Pabrik Baru Tahun Ini
CLEO siap operasikan 3 pabrik baru tahun ini.
  • PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menyelesaikan pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru yang akan beroperasi tahun ini, menambah total menjadi 35 pabrik di Indonesia.
  • Ekspansi ini bertujuan memperkuat jaringan distribusi, mendekatkan produk ke pelanggan, serta meningkatkan efisiensi pengiriman untuk mendukung pertumbuhan penjualan yang stabil.
  • CEO Melisa Patricia menyebut EBITDA naik 9% YoY dan penjualan tumbuh 5,8% hingga kuartal ketiga 2025, menandakan kapasitas operasional kuat untuk ekspansi berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE– Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) , PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), menyelesaikan pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak dan Pekanbaru. Ketiganya ditargetkan beroperasi tahun ini, sehingga menambah jumlah pabrik perseroan yang beroperasi di Indonesia menjadi 35 unit.

Penambahan pabrik baru itu ditargetkan akan memperkuat jaringan distribusi perseroan dan semakin mendekatkan produk CLEO kepada para pelanggan sehingga memudahkan dan mengefisienkan proses pengiriman.

CEO CLEO, Melisa Patricia, mengatakan optimistis mampu menghadapi tantangan bisnis tahun ini.

CLEO mencatat pertumbuhan penjualan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir, seperti tercermin pada pertumbuhan penjualan hingga kuartal ketiga 2025 sebesar 5,8 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp2,09 triliun.

Menurutnya, kenaikan penjualan yang relatif stabil tersebut menunjukkan bahwa ekspansi pasar berjalan sesuai harapan. “EBITDA yang relatif stabil dengan kenaikan 9 persen (YoY) menegaskan bahwa kapasitas operasional dan arus kas internal masih kuat untuk menopang kebutuhan investasi dan ekspansi lanjutan,” ujar Melisa dalam keterangan tertulis, Senin (2/3).

Selanjutnya, CLEO akan kembali melakukan ekspansi di wilayah potensial lainnya sebagai bagian dari strategi pengelolaan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Ia mengatakan, setiap ekspansi yang dilakukan diawali dengan sejumlah kajian ke wilayah-wilayah potensial secara terukur, baik dalam kajian bahan baku yang mencakup hidrologi maupun potensi market. Kajian tersebut dilakukan tak hanya untuk memperluas pasar semata, tetapi juga dalam rangka mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dengan strategi ekspansi masif yang diterapkan, perseroan optimis bisa mencatat pertumbuhan solid tahun ini.

“Kami optimis, strategi ekspansi tersebut didukung dengan peluncuran produk-produk inovasi baru secara berkala yang sesuai kebutuhan para pelanggan, akan mampu mendongkrak penjualan,” ujar Melisa.

Editorial Team

EditorEkarina .