BCA Bakal Bagikan Dividen Tiga Kali dalam Setahun Mulai 2026

BCA menggantikan skema dua kali pembayaran yang selama ini diterapkan.
Kebijakan baru ini diumumkan oleh Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, dalam konferensi pers.
RUPST BCA menetapkan total dividen tunai Rp336 per saham.
Jakarta, FORTUNE — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tengah menyiapkan langkah guna memoles nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Mulai 2026, bank swasta terbesar di Indonesia ini berencana merombak skema pembagian dividen interim menjadi tiga kali dalam setahun. Sebuah terobosan yang diharapkan menjadi angin segar, khususnya bagi para investor ritel yang setia mengoleksi saham berkode BBCA tersebut.
“Mulai tahun ini kita akan lakukan pembayaran dividen setiap kuartalan. Akan mulai dari kuartal kedua, kuartal ketiga, dan kuartal keempat. Jadi ada tiga kali dividen interim. Kuartal satu biasanya dividen final yang baru saja kita lakukan," kata Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, dalam konferensi pers Kinerja Kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (23/4).
Selama ini, emiten perbankan papan atas tersebut lazimnya hanya menyetor dividen dua kali dalam setahun, yakni dividen interim dan ditutup dengan dividen final pada pengujung tahun. Perubahan skema menjadi lebih dari sekali dalam setahun ini diklaim Vera sebagai lompatan baru dalam sejarah perseroan.
Tak berhenti pada frekuensi pembagian, BCA juga menyiratkan komitmen untuk terus mempertebal porsi laba yang dibagikan kepada pemegang saham (dividend payout ratio). Sebagai catatan, untuk tahun buku 2025, perseroan telah menaikkan persentase laba bersih yang dialokasikan sebagai dividen.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Menara BCA Grand Indonesia pada medio Maret lalu, pemegang saham menyepakati penggunaan laba bersih yang mencerminkan optimisme perseroan.
"Baru saja kita bayar dividen tahun ini, dividend payout ratio-nya itu 72 persen dibanding tahun sebelumnya 68 persen. Jadi ada peningkatan ya," kata Vera.
BCA membukukan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun pada 2025. Atas pencapaian tersebut, RUPST menetapkan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham. Di sisi lain, perseroan tercatat telah menggelontorkan dividen final berdasarkan tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai Rp41,3 triliun.
















