Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BTN Bidik Pertumbuhan Kredit 10 Persen, Outlook Stable idAAA
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN di Danantara Housing Expo 2026, di NICE, PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026). (dok. BTN)
  • BTN menargetkan pertumbuhan kredit 8–10 persen dan laba bersih sekitar Rp4,2 triliun pada akhir 2026, tanpa merevisi target di tengah pengetatan likuiditas.
  • Pefindo mempertahankan peringkat korporasi BTN di idAAA beroutlook stabil hingga September 2027, didukung bisnis, likuiditas, fleksibilitas keuangan, serta perannya dalam program perumahan pemerintah.
  • Pada semester I-2026, laba bersih konsolidasi BTN naik 41,18 persen menjadi Rp2,40 triliun; kredit tumbuh 11,2 persen menjadi Rp418,11 triliun, dipimpin KPR subsidi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2023

BTN mulai meraih peringkat idAAA dari Pefindo.

30 Juni 2026

Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara dan BP BUMN memiliki 60 persen saham BTN, sementara publik memiliki 40 persen.

semester I-2026

BTN membukukan laba bersih konsolidasi Rp2,40 triliun. Kredit konsolidasi tumbuh 11,2 persen menjadi Rp418,11 triliun.

4 September 2026 hingga 1 September 2027

Peringkat BTN di level idAAA dengan outlook stable berlaku dalam periode ini.

Selasa (8/9)

Nixon menyatakan peringkat tersebut memacu BTN berinovasi, memperkuat likuiditas, dan menjaga pertumbuhan bisnis.

akhir 2026

BTN menargetkan pertumbuhan kredit 8 persen hingga 10 persen serta laba bersih sekitar Rp4,2 triliun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BTN membidik pertumbuhan kredit 8–10 persen dan laba bersih sekitar Rp4,2 triliun pada akhir 2026.
  • Who?
    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Target berlaku hingga akhir 2026, sementara peringkat idAAA berlaku 4 September 2026 hingga 1 September 2027.
  • Why?
    Pefindo menilai kekuatan kredit BTN ditopang bisnis, likuiditas, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat.
  • How?
    BTN menjalankan transformasi menjadi bank ‘beyond mortgage’, memperkuat likuiditas, serta menyediakan KPR bersubsidi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

BTN mau memberi lebih banyak pinjaman sampai akhir 2026, sekitar 8 sampai 10 persen lebih banyak. Pak Nixon dari BTN bilang mereka tetap memakai target itu. Pefindo memberi BTN nilai idAAA dengan keadaan stable. BTN juga membantu rumah lewat KPR bersubsidi. Nilai itu berlaku sampai 1 September 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Target bisnis BTN mendapat dasar positif dari peringkat idAAA dengan outlook stable yang dipertahankan Pefindo. Penilaian atas bisnis, likuiditas, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat sejalan dengan upaya BTN menjaga pertumbuhan sehat, sambil tetap mendukung program perumahan pemerintah melalui penyediaan KPR bersubsidi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik target pertumbuhan kredit sebesar 8 persen hingga 10 persen pada akhir 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Hal itu tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BTN 2026 yang telah disampaikan regulator. Dalam RBB, emiten bank pelat merah ini juga menargetkan capaian laba bersih sekitar Rp4,2 triliun pada akhir tahun.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, memandang positif pertumbuhan bisnis bank hingga akhir tahun. Bahkan pihaknya tidak melakukan revisi target bisnis ini pada pertengahan tahun di tengah pengetatan likuiditas.

Kondisi ini juga diperkuat dengan hasil pemeringkatan BTN pada level idAAA dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang telah diraih sejak 2023 tersebut berlaku untuk periode 4 September 2026 hingga 1 September 2027.

"Peringkat ini memacu kami untuk terus berinovasi menjaga posisi bisnis yang kuat, memperkuat likuiditas dan fleksibilitas keuangan, serta memastikan pertumbuhan bisnis BTN tetap sehat dan berkelanjutan," ujar Nixon dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (8/9).

Pefindo menilai kekuatan kredit BTN ditopang oleh bisnis, likuiditas, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat. Pefindo juga memberikan predikat positif kepada BTN secara korporasi karena mendukung program-program perumahan yang diusung pemerintah.

Selain peringkat korporasi, Pefindo juga mempertahankan peringkat idAAA untuk Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar, serta peringkat idAA untuk Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun.

Sementara itu, lanjut Nixon, BTN juga terus bertransformasi menjadi bank ‘beyond mortgage,’ namun tetap menjalankan tujuan mulia dalam mendukung program perumahan pemerintah, termasuk melalui penyediaan KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.

Per 30 Juni 2026, 60 persen saham BTN dimiliki pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara dan BP BUMN, sementara 40 persen dimiliki publik.

Sebagai konteks, bank dengan sandi saham BBTN ini telah membukukan lonjakan laba bersih konsolidasi sebesar 41,18 persen (YoY) menjadi Rp2,40 triliun pada semester I-2026.

Kredit konsolidasi yang dikucurkan BTN melaju 11,2 persen (YoY) hingga mencapai Rp418,11 triliun pada enam bulan pertama 2026. Pada segmen ini, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tetap menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kenaikan 8,1 persen (YoY) menjadi Rp196,96 triliun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article