Comscore Tracker
FINANCE

Pengertian Reversal, Penyebab Terjadinya, dan Cara Mengatasi

Transaksi reversal tidak mengurangi saldo di dalam rekening,

Pengertian Reversal, Penyebab Terjadinya, dan Cara Mengatasiilustrasi pemilik rekening (pexels.xom/energepic.com)

by Desy Yuliastuti

Jakarta, FORTUNE - Pengertian reversal di dunia perbankan mungkin masih belum dipahami sebagian orang, tetapi hal ini penting bagi Anda yang sering melakukan transaksi perbankan. Perkembangan teknologi yang semakin canggih telah menunjukkan kemudahan khususnya bagi para nasabah dalam melakukan transaksi keuangan secara digital. Tentunya dalam kegiatan transaksi melalui digital pastinya akan mengenal notifikasi atau pemberitahuan

Jadi, apa pengertian reversal? Reversal adalah keterangan dalam bertransaksi dan keterangan tersebut akan muncul dengan bentuk notifikasi sebagai fasilitas perbankan baik itu notifikasi SMS, mobile banking maupun internet banking. Untuk pengguna yang telah mendapatkan notifikasi tidak perlu panik mengenai keamanan pada saldo, sebab notifikasi biasanya muncul karena adanya kegagalan melakukan transaksi atau time out.

Anda pun tidak perlu mengkhawatirkan saldo tidak aman, sebab transaksi reversal tidak dapat mengurangi saldo di dalam rekening. Apabila memang terjadi pengurangan maka dari pihak bank sendiri akan mengembalikan saldo ke rekening dengan jumlah yang utuh. Berikut penjabaran dirangkum dari transfez.com mengenai reversal agar Anda lebih memahaminya.

Penyebab terjadinya reversal transaksi

Setelah mengetahui pengertian reversal, maka penting juga untuk memahami penyebab terjadinya reversal. Berbagai faktor berikut ini dapat menjadi indikasi penyebab gagalnya melakukan kegiatan transaksi hingga muncul notifikasi.

  • Nomor rekening tujuan salah

Penyebab terjadinya reversal yang membuat kegiatan transaksi menjadi gagal tidak lain yakni faktor kesalahan dari pihak pengguna. Salah satunya pengguna salah dalam memasukkan nomor rekening yang hendak dituju.

Hal inilah yang membuat sistem menjadi tidak dapat melakukan pelacakan atas nomor rekening tujuan dan dianggap terjadi kegagalan transaksi. Maka dari itu penting untuk sebelumnya mengecek kembali nomor rekening yang hendak dituju.

  • Waktu transaksi habis atau time out

Dari sistem perbankan memberikan batas waktu secara otomatis dalam melakukan kegiatan transaksi. Hal seperti ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga sistem keamanan dari pihak bank.

Dengan demikian, saat batas waktunya sudah habis untuk bertransaksi secara otomatis juga dianggap gagal dari sistem. Penting bagi nasabah untuk mengetahui hal ini sebelum melakukan transaksi.

  • Outer

Outer adalah nomor tujuan yang mana di luar dari wilayah jangkauan bank terkait. Kejadian ini seringkali terjadi saat nasabah salah dalam memasukkan kode transfer. Artinya, pengertian reversal bukan mengarah pada hal yang membahayakan seperti saldo menjadi tidak aman. Reversal hanya sebagai pemberitahuan bagi nasabah mengenai kegagalan dalam bertransaksi.

  • Terdapat gangguan jaringan

Reversal kemungkinan besar dapat terjadi karena adanya gangguan yang berasal dari pihak perbankan itu sendiri, sehingga kegiatan proses transaksi menjadi gagal. Artinya kegagalan dalam bertransaksi bukan berasal dari kesalahan secara pribadi namun oleh sistem terkait.

  • Terjadi kegagalan saat transaksi pembelian pulsa atau tagihan lain

Penyebab lain terjadinya reversal yakni kegagalan ketika melakukan proses transaksi pembelian pulsa atau tagihan yang lainnya dan berkaitan dengan bank. Kegagalan dalam proses transaksi ini tentunya akan memberi efek pada transaksi reversal.

Sehingga membuat transaksi diberhentikan karena tidak ada respon dari pihak host pembelian. Kegagalan melakukan kegiatan transaksi inilah yang menjadi kegagalan transfer tarik tunai.

  • Akibat aplikasi

Pengertian reversal bisa dipahami dengan kemunculannya karena menggunakan aplikasi yang salah dan alangkah baiknya untuk berhati-hati pada setiap aplikasi. Jangan sampai aplikasi membahayakan transaksi, maka saat transaksi online lebih baik menggunakan aplikasi bawaan dari smartphone. Aplikasi bawaan sudah memiliki sistem yang dapat mencegah dan meminimalkan kegagalan transaksi, sehingga tidak menguras tenaga, waktu, dan pikiran Anda.

Apakah saldo aman meskipun terjadi reversal? Saat melakukan transaksi mengalami reversal saldo Anda tetap aman dan utuh. Namun, Apabila tetap ragu bisa memastikannya dengan melakukan pengecekan saldo di ATM, internet banking, mobile banking hingga fasilitas cek saldo lainnya. Itulah maksud dari pengertian reversal yang sesungguhnya dan pada kenyataannya hanya sebagai bentuk pemberitahuan saja.

Cara mengatasi reversal

Transaksi reversal yang mudah dipahami membuat para pengguna juga lebih mudah dalam mengatasi masalahnya. Terdapat beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah reversal, berikut uraiannya:

  • Memastikan nomor rekening tujuan sudah benar

Masalah utama yang sering dialami oleh para nasabah dalam bertransaksi khususnya melakukan transfer yaitu kesalahan dalam memasukkan nomor rekening. Maka dari itu pastikan terlebih dahulu nomor yang akan digunakan masih aktif dan belum terblokir.

Proses kegagalannya transaksi reversal biasa terjadi karena kesalahan dari nasabah itu sendiri. Kurang telitinya dalam memastikan nomor rekening membuat transaksi reversal bisa terjadi.

  • Memastikan bahwa jaringan internet stabil

Reversal selalu berhubungan dengan transaksi digital menggunakan HP yang pastinya membutuhkan jaringan internet. Untuk melakukan clear reversal pastikan koneksi jaringan internet telah stabil khususnya jika menggunakan mobile banking.

Hal ini tentunya bertujuan agar proses melakukan transaksi bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan terlebih pada masalah jaringan internet. Apabila berada di lokasi yang cukup minim jaringan internet, lebih baik diurungkan jika ingin melakukan transaksi karena akan percuma saja tetap gagal tidak adanya jaringan internet yang stabil.

  • Mengaktifkan fitur SMS dari bank terkait

Untuk nasabah yang menggunakan SMS Banking, internet banking hingga mobile banking sebaiknya mengaktifkan fitur notifikasinya. Dengan begitu nasabah bisa mengetahui apabila terjadi kegagalan dalam bertransaksi.

Namun jika mendapatkan notifikasi jangan terus panik, sebab notifikasi tersebut hanya sebagai teknik pengamanan rekening. Notifikasi juga berfungsi sebagai pengingat atas transaksi yang telah dilakukannya.

Dari penjelasan tersebut, dijabarkan bahwa reversal adalah keterangan dalam bertransaksi dan keterangan tersebut akan muncul dengan bentuk notifikasi sebagai fasilitas perbankan. Namun, hal itu sering membuat banyak orang panik dan khawatir saldo di rekeningnya tidak aman. Terjadinya reversal bisa karena sejumlah faktor yang kemungkinan terjadi, tapi tetap dapat diatasi dengan mudah. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Related Topics

Related Articles