Comscore Tracker
FINANCE

Kurs Adalah: Definisi, Jenis, Peran dan Faktor yang Memengaruhinya

Berikut penjelasan kurs dari jenis sampai faktor terkait.

Kurs Adalah: Definisi, Jenis, Peran dan Faktor yang MemengaruhinyaPixabay/Geralt

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE – Istilah kurs tidak asing bagi yang kerap membaca berita ekonomi. Kendati demikian, beberapa orang mungkin masih belum memahami betul apa maksudnya. 

Pada dasarnya, kurs adalah harga atau nilai tukar mata uang sebuah negara dengan mata uang dari negara lain. 

Jadi, setiap valuta atau mata uang yang dimiliki sebuah negara mempunyai harga atau nilai relatif terhadap mata uang negara lain. Artinya, saat seseorang ingin menukarkan suatu mata uang dengan mata uang yang lainnya, harganya sedikit banyak akan memiliki perbedaan. 

Peran kurs dalam perdagangan

Ilustrasi perdagangan ekspor Ukraina.

Kurs mata uang mempunyai peran teramat penting, khususnya pada aktivitas impor dan ekspor. Kurs memungkinkan proses transaksi bisa berjalan dengan lancar, serta tidak menyebabkan kerugian terhadap semua pihak yang terlibat. 

Fungsi penting lain dari kurs adalah saat berada di pasar valas atau valuta asing. Beberapa orang menyebut pasar ini sebagai forex atau foreign exchange. Pada pasar valas tersebut, proses transaksi atau penukaran mata uang memiliki harga atau nilai yang telah ditentukan serta disetujui oleh seluruh pihak terkait. 

Harga atau nilai tukar dari mata uang tersebut bisa mengalami dua hal, yaitu, apresiasi atau peningkatan, maupun depresiasi atau penurunan.

Saat mengalami apresiasi, nilai dari mata uang mengalami peningkatan jika dibandingkan nilai sebelumnya. Sementara saat mengalami depresiasi, nilai dari mata uang sebuah negara terhadap valuta negara lain melemah atau menurun. 

Faktor apa yang memengaruhi kurs?

ilustrasi : inflasi

Nilai tukar valuta pasti akan mengalami perubahan setiap waktu, baik itu meningkat atau menurun. Dikutip dari idxchannel, sedikitnya ada lima faktor yang berpengaruh pada kurs:

    1. Inflasi

Hal utama yang memengaruhi inflasi adalah perdagangan internasional yang juga mampu mengubah nilai valuta asing. Saat tingkat inflasi sebuah negara tinggi, harga produk di negara tersebut akan meningkat sehingga membuat permintaan berkurang dan menurunkan aktivitas ekspor yang secara tidak langsung menurunkan nilai tukar valuta lokal. 

    2. Perbedaan dari tingkat suku bunga

Saat terjadi perubahan pada suku bunga di sebuah negara, arus modal internasionalnya juga akan terpengaruh. Peningkatan suku bunga negara mampu mendorong masuknya modal asing sehingga mampu menguatkan nilai tukar valuta lokal.

    3. Aktivitas neraca pembayaran

Saat neraca pembayaran sifatnya aktif, hal tersebut bisa mendorong permintaan dari debitur asing dan meningkatkan nilai tukar valuta lokal. Sebaliknya, saat neraca pembayaran bersifat pasif, debitur di dalam negeri akan menjual semua aset menggunakan valuta asing dan menurunkan nilai valuta lokal.

   4. Kontrol Pemerintah

Selain itu, kebijakan pemerintah juga mampu memengaruhi pergerakan kurs, misalnya pembatasan barang impor yang mampu membuat permintaan valuta asing menurun. Saat hal tersebut terjadi, nilai tukar mata uang negara tersebut akan menguat. Karenanya, pemerintah perlu mengambil kebijakan secara akurat guna menjaga kestabilan kurs valuta lokal.

   5. Aliran Modal Keluar

Faktor yang terakhir adalah aliran modal keluar, yakni capital outflow atau modal yang keluar dari sebuah negara untuk melunasi utang maupun memenuhi keperluan negara. Semakin tinggi modal yang dikeluarkan, kurs valuta lokal akan semakin menurun, begitu pun sebaliknya.

Jenis-jenis kurs

Shutterstock/Dilok Klaisataporn

Meski secara umum kurs adalah nilai tukar mata uang sebuah negara yang diukur dalam mata uang lain, namun ada sejumlah jenis kurs yang perlu diketahui.

  1. Kurs Jual

Pengertian kurs jual adalah ketika bank atau pedagang valas membeli valuta asing. Termasuk juga jika Anda ingin menukarkan valuta asing untuk ditukar dengan mata uang negara Anda.

Bisa juga disebut sebagai kurs yang berlaku jika pedagang valas membeli mata uang dari negara lain.

       2. Kurs Beli

Pengertian kurs beli adalah ketika bank atau pedagang valas menjual valuta asing. Misalnya jika Anda ingin menukarkan mata uang negara Indonesia (rupiah) dengan mata uang negara Amerika (dolar).

       3. Kurs Tengah

Pengertian kurs tengah adalah istilah yang digunakan untuk gabungan antara kurs jual dan beli. Jadi kurs jual ditambah dengan kurs beli kemudian dibagi dua (rata-rata).

 

Related Articles