Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Ekspansi Bisnis di Luar Tambang, DEWA Dirikan DH Logistik

2 min read
Ekspansi Bisnis di Luar Tambang, DEWA Dirikan DH Logistik
Operasional PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (Dok. Website DEWA)
  • DEWA mendirikan PT DH Logistik sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis di luar kegiatan usaha eksisting.

  • DH Logistik bergerak di bidang freight forwarding dengan layanan pengiriman melalui darat, kereta api, laut, dan udara.

  • Ekspansi dilakukan saat pendapatan DEWA mencapai Rp3,21 triliun dan laba bersih naik 89 persen pada semester I 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta FORTUNE — Emiten jasa pertambangan milik Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) ekspansi bisnis lewat pendirian anak usaha baru, PT DH Logistik. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi diversifikasi perseroan untuk mengembangkan bisnis logistik sekaligus membuka peluang sumber pendapatan baru di luar kegiatan usaha eksisting.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), DH Logistik berkedudukan di Jakarta Selatan dan bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi atau freight forwarding. Layanannya mencakup pengorganisasian pengiriman barang melalui jalur darat, kereta api, laut, dan udara, baik untuk pengiriman individu maupun dalam volume besar.

Pada anak usaha barunya tersebut, DEWA menguasai 99,90 saham, sedangkan 0,10 persen sisanya dimiliki PT Cipta Multi Prima.

Direktur dan Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi mengatakan pendirian anak perusahaan baru merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha dan investasi Perseroan dalam rangka memperluas lini bisnis di bidang logistik serta memperkuat struktur usaha melalui anak perusahaan.

“Langkah ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan usaha (going concern) Perseroan dalam jangka panjang dengan menciptakan sumber pendapatan baru bagi perseroan di masa yang akan datang,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Jumat (23/10).

Ekspansi ke bisnis logistik dilakukan di tengah pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan. Sepanjang semester I 2026, DEWA membukukan pendapatan Rp3,21 triliun, naik 3,1 persen secara tahunan. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 89 persen menjadi Rp354,3 miliar.

Dari sisi operasional, perseroan juga mencatat volume waste removal naik 10,4 persen (YoY) menjadi 75,3 juta bank cubic meters (bcm) terutama didorong oleh volume in-house yang meningkat 38,9 persen menjadi 62,5 juta bcm. Sementara pada periode yang sama volume waste removal yang dilakukan subkontraktor turun 44,9 persen (YoY) menjadi 12,8 juta bcm.

Sepanjang enam bulan pertama 2026, volume produksi batubara DEWA tercatat sebanyak 8,2 juta ton, turun 1,6 persen secara tahunan yang  disebabkan karena turunnya volume produksi batubara dari subkontraktor.


    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More