Jakarta, FORTUNE - PT Krom Bank Indonesia Tbk mencatat penghimpunna dana pihak ketiga (DPK) tembus Rp10 triliun serta 1 juta pembukaan rekening hingga April 2026.
Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk Anton Hermawan mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi ekspansi perusahaan ke layanan pembayaran dan pinjaman. Selain itu, integrasi dengan puluhan juta pengguna Kredivo dinilai akan membuka peluang yang lebih luas untuk mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan pada masa mendatang.
"Pencapaian 1 juta rekening dan Rp10 triliun simpanan secara organik, bahkan sebelum kami mengintegrasikan keuntungan dari ekosistem Kredivo membuktikan kekuatan nilai produk yang kami tawarkan," katanya dalam keterangan tertulis Rabu (3/6).
Sejak diluncurkan pada awal 2024, Krom Bank telah membantu nasabah memperoleh imbal hasil tambahan sekitar Rp500 miliar dibandingkan jika mereka menyimpan dana di bank tradisional. Hal ini dicapai dengan menawarkan suku bunga tabungan dan deposito berjangka yang paling kompetitif di pasar Indonesia.
Sementara itu, laba bersih tahun berjalan Krom Bank tercatat Rp101,3 miliar diikuti pendapatan bunga sebesar Rp1,10 triliun. Selain itu, perusahaan mengklaim telah menjalankan fungsi intermediasi dengan penyaluran kredit mencapai Rp10,25 triliun hingga April 2026.
Dari sisi neraca, total aset anak usaha Kredivo ini mencapai Rp15,5 triliun. Sementara total liabilitasnya Rp12,02 triliun dan sekuitas senilai Rp3,5 triliun.
Ke depan, perseroan akan memacu bisnis dengan memanfaatkan ekosistem Kredivo grup agar membuka akses ke puluhan juta pengguna yang selama ini belum terhubung.
"Dengan pondasi pertumbuhan organik dan profitabilitas yang sudah terbukti, Krom optimistis memperkuat posisinya sebagai platform keuangan pilihan milenial dan Gen Z Indonesia," pungkas Anton.
