Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Krom Bank Catat DPK Tembus Rp10 Triliun dan 1 Juta Rekening
Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan saat menghadiri diskusi media di Jakarta, (9/7) / Fortune IDN Suheriadi
  • Krom Bank mencatat DPK mencapai Rp10 triliun dan 1 juta rekening hingga April 2026, menjadi tonggak penting untuk ekspansi ke layanan pembayaran dan pinjaman.
  • Sejak awal 2024, Krom Bank membantu nasabah meraih tambahan imbal hasil sekitar Rp500 miliar lewat suku bunga tabungan dan deposito yang kompetitif di pasar Indonesia.
  • Laba bersih Krom Bank tercatat Rp101,3 miliar dengan total aset Rp15,5 triliun, sementara strategi selanjutnya fokus memanfaatkan ekosistem Kredivo untuk memperluas jangkauan pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Krom Bank Indonesia Tbk mencatat penghimpunna dana pihak ketiga (DPK) tembus Rp10 triliun serta 1 juta pembukaan rekening hingga April 2026.

Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk Anton Hermawan mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi ekspansi perusahaan ke layanan pembayaran dan pinjaman. Selain itu, integrasi dengan puluhan juta pengguna Kredivo dinilai akan membuka peluang yang lebih luas untuk mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan pada masa mendatang.

"Pencapaian 1 juta rekening dan Rp10 triliun simpanan secara organik, bahkan sebelum kami mengintegrasikan keuntungan dari ekosistem Kredivo membuktikan kekuatan nilai produk yang kami tawarkan," katanya dalam keterangan tertulis Rabu (3/6).

Sejak diluncurkan pada awal 2024, Krom Bank telah membantu nasabah memperoleh imbal hasil tambahan sekitar Rp500 miliar dibandingkan jika mereka menyimpan dana di bank tradisional. Hal ini dicapai dengan menawarkan suku bunga tabungan dan deposito berjangka yang paling kompetitif di pasar Indonesia.

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan Krom Bank tercatat Rp101,3 miliar diikuti pendapatan bunga sebesar Rp1,10 triliun. Selain itu, perusahaan mengklaim telah menjalankan fungsi intermediasi dengan penyaluran kredit mencapai Rp10,25 triliun hingga April 2026.

Dari sisi neraca, total aset anak usaha Kredivo ini mencapai Rp15,5 triliun. Sementara total liabilitasnya Rp12,02 triliun dan sekuitas senilai Rp3,5 triliun.

Ke depan, perseroan akan memacu bisnis dengan memanfaatkan ekosistem Kredivo grup agar membuka akses ke puluhan juta pengguna yang selama ini belum terhubung.

"Dengan pondasi pertumbuhan organik dan profitabilitas yang sudah terbukti, Krom optimistis memperkuat posisinya sebagai platform keuangan pilihan milenial dan Gen Z Indonesia," pungkas Anton.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article