Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Raih Kinerja Solid, BSN Bidik Aset Rp87 Triliun

Raih Kinerja Solid, BSN Bidik Aset Rp87 Triliun
logo Bank Syariah Nasional (BSN) (bankbsn.co.id)
Intinya Sih
  • BSN mencatat laba bersih Rp44 miliar pada semester I-2026, didukung peningkatan pembiayaan 23 persen YoY hingga mencapai Rp59,6 triliun dengan dominasi sektor perumahan.
  • Dana pihak ketiga tumbuh 11,5 persen menjadi Rp61,6 triliun dan total aset naik 20,1 persen ke Rp78,8 triliun, sementara pendapatan berbasis komisi melonjak hampir 90 persen.
  • BSN menargetkan aset Rp87 triliun pada akhir 2026 dengan strategi menjaga kualitas pembiayaan, memperkuat penagihan, serta meningkatkan pencadangan untuk ekspansi bisnis yang sehat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat laba bersih Rp44 miliar pada semester I 2026, ditopang optimalisasi pada kinerja operasional.

Di sisi lain, bank syariah yang juga anak usaha BTN ini mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp59,6 triliun pada periode tersebut, meningkkat 23 persen secara tahunan, atau mencakup 99,3 persen dari target yang ditetapkan perseroan sepanjang semester pertama 2026.

Adapun, penyaluran pembiayaan didominasi penyaluran ke sektor perumahan atau berkontribusi 93 persen terhadap total pembiayaan. Pembiayaan KPR Subsidi tercatat sebesar Rp37,1 triliun, KPR Nonsubsidi Rp18,36 triliun, Yasa Griya Rp1,97 triliun, Non-Yasa Griya Rp1,28 triliun, sedangkan pembiayaan non-KPR Rp0,81 triliun.

Untuk penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BSN merealisasikan pembiayaan untuk 27.888 unit rumah. Sementara target penyaluran untuk 2026 adalah 73.700 unit.

Sejalan dengan itu, BSN menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebanyak Rp61,6 triliun atau meningkat 11,5 persen YoY. Total aset pada periode tersebut tercatat Rp78,8 triliun, tumbuh 20,1 persen secara tahunan.

BSN juga mencatat pendapatan berbasis komisi (fee-based income) juga melonjak 89,9 persen YoY menjadi Rp127,3 miliar.

Dengan kinerja solid di pertengahan tahun, Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor optimistis dapat mencapai target hingga akhir tahun 2026 dengan peluang pengembangan bisnis syariah yang besar.

"Pada 2026, Bank BSN menargetkan total aset sekitar Rp87 triliun, pembiayaan sekitar Rp66 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) sekitar Rp69 triliun, dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan dan kinerja profitabilitas," kata Alex dikutip dari keterangan resmi, Senin (20/7).

Untuk mencapai target tersebut, pada semester II BSN akan berfokus pada sejumlah strategi, seperti menjaga kualitas aset melalui penguatan pengelolaan pembiayaan, optimalisasi penagihan, dan peningkatan pencadangan agar ekspansi bisnis tetap berlangsung secara sehat dan prudent.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More