Jakarta, FORTUNE – BP Tapera mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 2 Juli 2026 mencapai Rp11,60 triliun yang ditujukan untuk membangun sebanyak 93.339 unit rumah.
Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar memang masih berasal dari kelompok pekerja formal. Tercatat, jumlah penerima dengan pekerjaan karyawan swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti oleh kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit (17,02 persen). Sementara itu, untuk segmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit (8,19 persen) serta segmen TNI/Polri sebanyak 1.394 unit (1,49 persen).
Untuk itu, pemerintah terus memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Goto) dalam penyediaan KPR FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan.
“Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen. Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama,” ujar Sid melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Seninn (6/7).
