Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
 Realisasi KPR FLPP Tembus Rp11,60 triliun, BP Tapera Fasilitasi DP 0% ke Mitra Gojek
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). (Dok. BRI)
  • BP Tapera menyalurkan KPR FLPP senilai Rp11,60 triliun untuk membangun 93.339 unit rumah, dengan mayoritas penerima berasal dari pekerja formal seperti karyawan swasta dan wiraswasta.
  • Kerja sama BP Tapera dan Gojek menghadirkan program KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi syarat sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
  • Program ini berlangsung hingga 2027 dengan proses verifikasi ketat serta dukungan peningkatan literasi keuangan, sejalan dengan kebijakan OJK yang memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE BP Tapera mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 2 Juli 2026 mencapai Rp11,60 triliun yang ditujukan untuk membangun sebanyak 93.339 unit rumah.

Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar memang masih berasal dari kelompok pekerja formal. Tercatat, jumlah penerima dengan pekerjaan karyawan swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti oleh kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit (17,02 persen). Sementara itu, untuk segmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit (8,19 persen) serta segmen TNI/Polri sebanyak 1.394 unit (1,49 persen).

Untuk itu, pemerintah terus memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja sektor informal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Goto) dalam penyediaan KPR FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan.

“Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai MBR dapat mengakses KPR Sejahtera FLPP dengan DP 0 persen. Ini merupakan langkah nyata untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja informal agar dapat memiliki rumah pertama,” ujar Sid melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Seninn (6/7).

Ini syarat driver mitra Gojek yang bisa ajukan KPR FLPP DP 0%

Seorang driver Gojek.

Melalui program ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema KPR Sejahtera FLPP dengan fasilitas DP 0 persen. Sejumlah persyaratan akan diverifikasi oleh BP Tapera ialah berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk usia 21–45 tahun, tingkat kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif/ jam online dalam satu bulan. Penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan belum pernah memiliki rumah.

Menurut Sid, BP Tapera tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran. “BP Tapera akan melakukan verifikasi dan pengecekan data terhadap Mitra Driver Gojek yang mendaftar. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan calon penerima manfaat untuk mengikuti proses pembiayaan perumahan,” jelasnya.

Sid menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kemudahan akses pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan literasi keuangan para penerima manfaat. Kerja sama yang akan berlangsung hingga tahun 2027 ini diharapkan mampu menjangkau semakin banyak Mitra Driver Gojek di berbagai daerah sehingga manfaat program perumahan pemerintah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dukungan terhadap MBR juga semakin diperkuat melalui kebijakan pemerintah di sektor jasa keuangan. Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, termasuk melalui Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article