FINANCE

Jelang Pemilu, Uang Beredar di Masyarakat Capai Rp8.824 triliun

Tabungan masyarakat hanya tumbuh 1,5%.

Jelang Pemilu, Uang Beredar di Masyarakat Capai Rp8.824 triliunPeserta penyadang disabilitas mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan desain surat suara dan formulir yang disederhanakan untuk pemilu tahun 2024 di Halaman Kantor KPU, Jakarta, Selasa (22/3). (ANTARAFOTO/Reno Esnir)
24 January 2024

Jakarta, FORTUNE - Bank Indonesia (BI) mencatat Uang Beredar di masyarakat atau likuiditas perekonomian mencapai Rp8.824,7 triliun di Desember 2023. Nilai tersebut meningkat 3,5 persen secara year on year (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 3,3 persen (yoy).

Pengamat sekaligus Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan menilai, meningkatnya uang beredar dalam arti luas (M2) tersebut salah satunya disebabkan oleh perputaran dana kampanye sejumlah calon legislatif.

“Saya melihat ada pengaruh dari kegiatan kampanye atau politik terhadap peningkatan uang beredar di samping fenomena belanja dengan menggunakan tabungan. Hal ini juga berdampak pada perlambatan pertumbuhan bank,” kata Trioksa sat dihubungi Fortune Indonesia di Jakarta, Rabu (24/1).

Tabungan masyarakat hanya tumbuh 1,5%

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.