Comscore Tracker
FINANCE

Danai 7 Startup di 2021, Mandiri Capital Siap Dukung Merah Putih Fund

Fintech jadi salah satu fokus pendanaan MCI di 2022.

Danai 7 Startup di 2021, Mandiri Capital Siap Dukung Merah Putih FundIlustrasi Startup/ Shutterstock wowomnom

by Suheriadi

19 January 2022

Jakarta,FORTUNE - Perusahaan modal ventura PT Mandiri Capital Indonesia atau Mandiri Capital (MCI) pada tahun 2021 telah berpartisipasi dalam tujuh putaran pendanaan ke startup fintech (tekfin), fintech enabler, insurtech hingga open finance. 

Direktur Utama MCI, Eddi Danusaputro menjelaskan, partisipasi pendanaan MCI pada 2021 terdiri atas tiga investasi baru dan empat investasi lanjutan. 

"Kami berkesempatan untuk dapat berpartisipasi menyalurkan pendanaan baru dan follow-on ke tujuh startup di Tanah Air. Hal ini menjadi salah satu catatan milestone kesuksesan kami, ketika kami berhasil mencatatkan peningkatan jumlah dan nilai penggalangan dana yang signifikan," jelas Eddi melalui keterangan resmi di Jakarta, Rabu (19/1). 

Bukalapak jadi salah satu penerima pendanaan MCI

Dari ketujuh startup yang didanai, Bukalapak menjadi salah satu dari tiga partisipan pendanaan MCI untuk investasi baru. Kita ketahui bersama, pendanaan Pra-IPO Bukalapak dipimpin oleh GIC dan Standard Chartered. 

Startup penerima kedua ialah Ayoconnect dengan pendanaan Pra-Seri B bersama Patamar Capital dan Habibie Foundation. Nilai pendanaan tersebut berjumlah total sekitar Rp143 miliar. Dan terakhir ialah satu startup di sektor insurtech pada pertengahan Desember 2021.

Ini 4 Startup yang kembali mendapat pendanaan MCI

Sementara itu, untuk empat investasi follow-on yang didanai MCI ialah Amartha, iSeller, Crowde, dan PrivyID. 

Untuk startup Amartha pendanaan dipimpin oleh Women’s World Banking dan MDI Ventures, dengan jumlah total lebih dari Rp510 miliar. Dan untuk pendanaan iSeller ialah Pra-Seri B yang dipimpin oleh AppWorks dan Openspace Ventures, dengan total suntikan dana senilai Rp120 miliar. 

Selain itu juga terdapat startup crowde dengan pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Monks Hill, dengan jumlah yang tidak diungkapkan. Dan terakhir PrivyID dengan pendanaan Seri B yang dipimpin oleh GGV Capital, dengan jumlah hingga lebih dari Rp251 miliar.