Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tak Dari Biaya Transfer, CIMB Niaga Ungkap Sumber Lain Pendapatan FBI
Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh
  • CIMB Niaga menghentikan pendapatan dari biaya transfer di aplikasi OCTO dan fokus membangun ekosistem layanan finansial terintegrasi untuk meningkatkan loyalitas nasabah.
  • Produk investasi seperti reksa dana, obligasi, dan tabungan emas menjadi favorit nasabah di OCTO, seiring meningkatnya tren penggunaan layanan digital banking.
  • Pada kuartal pertama 2026, 90,6% transaksi dilakukan lewat kanal branchless banking dengan kenaikan transaksi OCTO sebesar 29%, sementara DPK tumbuh 2,3% mencapai Rp260,1 triliun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membidik peningkatan kualitas nasabah sebagai strategi utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh, mengatakan bahwa layanan transfer melalui aplikasi digital, OCTO, tidak lagi dikenakan biaya. Kebijakan tersebut pun membuat bank tidak lagi memperoleh pendapatan dari biaya transfer.

Sebagai gantinya, CIMB Niaga memperkuat ekosistem layanan di OCTO agar nasabah memenuhi berbagai kebutuhan finansial dalam satu platform terintegrasi, mulai dari QRIS, investasi, transaksi harian, pembukaan tabungan, hingga mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan

"Kami lebih melihatnya sebagai strategi jangka panjang. Kalau nasabahnya loyal, punya lebih banyak produk di kami, otomatis akan lebih lama," kata Lusiana kepada media di Jakarta, Kamis (2/7).

Untuk segmen investasi, Lusiana mengatakan, produk yang paling banyak diminati nasabah melalui OCTO adalah reksa dana dan obligasi. Perseroan juga menyediakan fitur tabungan emas melalui kerja sama dengan Pegadaian untuk melengkapi pilihan instrumen investasi bagi nasabah.

Menurutnya, pendekatan OCTO semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan layanan digital banking dalam aktivitas finansial nasabah. Pada kuartal pertama 2026, sekitar 90,6 persen transaksi keuangan nasabah CIMB Niaga dilakukan melalui kanal branchless banking, mencakup OCTO (aplikasi dan website), OCTOBIZ (aplikasi dan website), Automated Teller Machines (ATM), serta OCTO Pay (uang elektronik). Sementara itu transaksi keuangan melalui aplikasi OCTO tercatat naik 29 persen pada tiga bulan pertama 2026.

CIMB Niaga juga mencatat dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp260,1 triliun atau naik 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian DPK tersebut ditopang oleh pertumbuhan CASA sebesar 12,2 persen secara tahunan menjadi Rp192,3 triliun.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article