Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Transaksi Digital Indonesia Tumbuh 36,88%, Visa Incar Fan Economy BTS
BTS ARIRANG World Tour (x.com/bts_bighit)
  • Volume transaksi pembayaran digital Indonesia mencapai 16,07 miliar pada kuartal II 2026, tumbuh 36,88% tahunan; QRIS melonjak 100,12% dan BI-FAST memproses Rp3.777 triliun.
  • Visa menggandeng BCA sebagai sponsor tur dunia BTS, dengan transaksi Kartu Kredit BCA Visa hingga 15 November 2026 menjadi syarat peluang memperoleh tiket konser Jakarta.
  • Visa memanfaatkan fan economy BTS untuk mendorong penggunaan jaringan pembayaran melalui pengalaman eksklusif, di tengah persaingan yang mengandalkan loyalitas, insentif, dan frekuensi transaksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Volume transaksi pembayaran digital Indonesia mencapai 16,07 miliar transaksi pada kuartal II 2026, tumbuh 36,88 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut membuka ruang yang semakin besar bagi perusahaan pembayaran untuk mempertahankan frekuensi transaksi sekaligus merebut loyalitas konsumen.

Bank Indonesia mencatat pertumbuhan tersebut ditopang oleh semakin luasnya penerimaan pembayaran digital. Transaksi melalui aplikasi mobile tumbuh 31,39 persen dan internet 16,88 persen secara tahunan. Sementara itu, transaksi QRIS melesat 100,12 persen. Pada periode yang sama, BI-FAST memproses 1,529 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp3.777 triliun.

Di tengah pasar yang semakin digital tersebut, persaingan perusahaan pembayaran tidak lagi hanya berkaitan dengan memperluas basis pengguna. Mendorong konsumen untuk terus menggunakan instrumen pembayaran tertentu juga menjadi bagian dari strategi bisnis. Salah satu pendekatan yang ditempuh Visa adalah memanfaatkan momentum industri hiburan dan basis penggemar BTS melalui BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’.

Visa menjadi worldwide tour sponsor BTS dan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk mengaitkan momentum konser dengan penggunaan kartu. Program tersebut berlangsung hingga 15 November 2026, dengan transaksi Kartu Kredit BCA Visa menjadi salah satu syarat untuk memperoleh kesempatan mendapatkan tiket konser.

Visa Country Manager Indonesia, Vira Widiyasari, mengatakan sponsorship BTS menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kedekatan dengan konsumen melalui pengalaman di luar transaksi. Menurutnya, karakter dan jangkauan global BTS relevan dengan konsumen Indonesia yang dinamis dan semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital. Sponsorship tersebut juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan perdagangan digital melalui berbagai pengalaman eksklusif bagi konsumen.

"Perjalanan mereka ditandai oleh passion, kreativitas, dan keinginan untuk terus terhubung dengan para penggemar di seluruh dunia,” ujar Vira, dalam keteranganya, Selasa (11/8).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Visa untuk mendorong penggunaan jaringan pembayarannya di tengah skala bisnis yang terus membesar secara global. Dalam laporan tahunan 2025, Visa mencatat 257,5 miliar transaksi diproses melalui jaringannya sepanjang tahun fiskal 2025, naik dari 233,8 miliar transaksi pada tahun sebelumnya. Payments volume juga meningkat dari US$13,2 triliun menjadi US$14,2 triliun.

Pertumbuhan bisnis Visa tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya jumlah kartu atau kredensial pembayaran. Pada 2025, Visa mencatat 4,9 miliar payment credentials secara global, naik dari 4,6 miliar pada 2024. Peningkatan penggunaan jaringan menjadi salah satu indikator penting dalam skala bisnis tersebut.

Dalam konteks Indonesia, momentum BTS memberikan ruang bagi Visa untuk menghubungkan aktivitas pembayaran dengan pengalaman yang memiliki nilai emosional bagi konsumen. Konser BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.

Besarnya basis penggemar BTS juga menunjukkan potensi ekonomi yang mengikuti aktivitas musik dan konser. BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG pada 21 Maret 2026 disaksikan 18,4 juta penonton secara daring. Visa mencatat perjalanan internasional ke Korea Selatan meningkat lebih dari 25 persen pada pekan konser dibandingkan rata-rata mingguan, sementara pengeluaran wisata naik sekitar 20 persen. Daya tarik tersebut kemudian dibawa ke pasar Asia Pasifik melalui rangkaian tur yang mencakup Kaohsiung, Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, Jakarta, Sydney, Hong Kong, dan Manila.

Bagi industri pembayaran, pola tersebut menunjukkan bahwa persaingan untuk mendapatkan transaksi mulai bergerak ke ranah pengalaman konsumen. Ketika pembayaran digital semakin menjadi kebiasaan, perusahaan tidak cukup hanya menyediakan kanal transaksi. Insentif, program loyalitas, dan akses terhadap pengalaman eksklusif dapat digunakan untuk mendorong konsumen memilih instrumen pembayaran yang menguntungkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article