Jakarta, FORTUNE — Pantja Izakaya menghadirkan kolaborasi terbatas dengan Westholme Wagyu, produsen Wagyu asal Australia. Kolaborasi ini mengeksplorasi sejumlah potongan daging Wagyu melalui teknik Jepang, penggunaan api, serta karakter masing-masing potongan daging.
Di Pantja Izakaya, bahan menjadi bagian utama dalam proses memasak. Dapur restoran menggunakan teknik Jepang dengan robata dan arang binchotan, dengan perhatian pada panas, tekstur, serta karakter alami bahan. Pendekatan serupa diterapkan dalam pengolahan Westholme Wagyu dengan menyesuaikan teknik memasak berdasarkan karakter setiap potongan.
Westholme merupakan produsen Wagyu Australia yang beroperasi di wilayah rangeland Australia bagian utara. Genetika Wagyu yang digunakan berasal dari garis keturunan Jepang yang dikembangkan selama beberapa dekade dalam kondisi Australia.
Sapi Westholme menghabiskan masa awal hidupnya dengan merumput di padang rumput dan pakan musiman sebelum sebagian masuk ke program grain finishing. Proses tersebut menghasilkan daging dengan marbling, tekstur yang lembut, serta keseimbangan antara rasa kaya dan karakter daging sapi.
