MARKET

L'Oréal Incar Saham Amouage Senilai €3 Miliar

Rencana memperluas bisnis wewangian mewah.

L'Oréal Incar Saham Amouage Senilai €3 MiliarIlustrasi model L’Oréal/Dok. loreal.com
04 April 2024

Fortune Recap

  • L'Oreal mempertimbangkan investasi minoritas di perusahaan wewangian Oman, Amouage.
  • Amouage didirikan tahun 1983 dengan penjualan ritel meningkat pesat menjadi lebih dari US$210 juta pada tahun 2023.
  • L'Oreal telah melakukan serangkaian akuisisi dan kesepakatan lisensi untuk memperkuat portofolio merek kosmetik dan parfumnya.
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE -  Raksasa kecantikan asal Prancis, L'Oréal,  tengah mempertimbangkan kemungkinan investasi di perusahaan wewangian mewah Oman, Amouage, menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya. Perusahaan kecantikan asal Perancis tersebut sedang melakukan pembicaraan mengenai kemungkinan pembelian saham minoritas di Amouage, ungkap sumber tersebut. Demikian dilansir dari Business of Fashion, pada Kamis (4/4).

Pemilik Amouage, yaitu konglomerat SABCO Group, telah membahas penilaian lebih dari €3 miliar (US$3,2 miliar) untuk bisnis tersebut dalam setiap kesepakatan.

Amouage didirikan pada tahun 1983 dengan fokus pada warisan kesultanan Oman sebagai pusat perdagangan dupa dan mur. Harganya pun sangat mahal, dengan beberapa parfumnya mencapai €365 untuk botol 100 mililiter. Perusahaan ini menjual produknya di sekitar selusin butik dan lebih dari 1.000 lokasi lainnya, termasuk department store, toko parfum, dan bandara.

Penjualan ritel Amouage meningkat pesat menjadi lebih dari US$210 juta pada tahun 2023, naik lebih dari dua kali lipat dalam periode tiga tahun. Perusahaan ini dikendalikan oleh SABCO, sebuah grup bisnis lokal yang juga memiliki kepentingan di bidang real estat, media, distribusi otomotif, dan peralatan listrik.

Diversifikasi bisnis

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.