Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mampu melampaui level 7.750 tahun ini. Penguatan IHSG diperkirakan terdorong oleh pemulihan ekonomi domestik dan sejumlah katalis lain.
Equity Research Division Head BRI Danareksa Sekuritas, Helmy Kristanto meningkatkan target IHSG dengan peningkatan estimasi pertumbuhan pendapatan pasar menjadi 17 persen. “Bahkan (itu) di atas skenario terbaik kami sebelumnya, yakni 16 persen,” katanya dalam riset, Rabu (27/4).
Di tengah menguatnya momentum pertumbuhan ekonomi dan harga komoditas, ia menyoroti sejumlah sektor pilihan, yakni perbankan, konsumen, properti, dan ritel dengan saham di dalamnya seperti ADRO, ASSA, BBTN, BUKA, DOID, EXCL, JSMR, MAPI, MDKA, MYOR, dan PWON.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Martha Christina juga memprediksi IHSG akan menembus lebel 7.700 pada tahun ini berkat sokongan dari beberapa sektor, yaitu: energi, infrastruktur, industri, dan perbankan.
Dalam gelaran Media Day: Ramadan Season by Mirae Asset Sekuritas Indonesia pekan lalu, ia berujar, “Jadi kinerja sektor perbankan nantinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi.”
Demikian pula Mandiri Sekuritas juga mengubah target IHSG dari 7.400 jadi 7.800 pada tahun ini. Perubahan itu senada dengan naiknya target laba per saham (earnings per share/ EPS) dari 12 persen ke 15 persen.
