IHSG Diproyeksikan Menguat Lagi di Tengah De-eskalasi Konflik AS-Iran

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat kembali pada Kamis (26/3), setelah ditutup naik 2,75 persen ke level 7.302 kemarin.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan uji resisten di 7.340. Breakout valid di atas level tersebut membuka ruang kenaikan lanjutan menuju area 7.500.
"Dari sisi sentimen, pasar juga ditopang oleh ekspektasi pembagian dividen, agenda RUPS, serta rilis laporan keuangan emiten yang berpotensi menjadi katalis tambahan," kata Reza dalam riset hariannya.
Di sisi lain, koreksi harga minyak memberikan dampak positif terhadap persepsi risiko fiskal, khususnya terkait potensi tekanan terhadap defisit APBN yang mulai mereda.
Daftar saham yang disoroti oleh BRIDS pada perdagangan hari ini, meliputi: VKTR, EMTK, dan AKRA.
Kemarin, IHSG menguat sejalan dengan rebound mayoritas bursa Asia serta penurunan harga minyak mentah, yang dipicu oleh meredanya tensi geopolitik setelah AS menginisiasi proposal de-eskalasi konflik dengan Iran.
Lebih lanjut, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan, harapan de-eskalasi konflik AS-Iran diproyeksikan dapat mengakhiri fase markdown IHSG.
Sementara dari domestik, pemerintah memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 bisa mencapai 5,5 persen hingga 5,7 persen, ditopang konsumsi masyarakat selama ramadan dan lebaran.
"Adapun tekanan global akibat konflik geopolitik, termasuk di kawasan Timur Tengah, sejauh ini masih dapat diredam pemerintah dengan menjaga stabilitas subsidi energi agar gejolak harga global tidak langsung dirasakan masyarakat," kata Nafan.
Secara teknikal, ia mengatakan, IHSG berhasil rebound dari “wave C / (W)” dan berpotensi menguat setelah pola long white closing maribozu candle terbentuk. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, didukung kenaikan volume.
Ia memperkirakan IHSG hari ini menguat di antara support 7.222 dan 7.117 serta resisten antara 7.482 dan 7.590. Daftar saham pilihannya hari ini, yakni: BRMS, DEWA, dan MDKA.
















