Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Laju IHSG Diproyeksi Terbatas Karena Ketidakpastian Gencatan Senjata

Laju IHSG Diproyeksi Terbatas Karena Ketidakpastian Gencatan Senjata
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melaju terbatas dalam jangka pendek, setelah ditutup turun 1,89 persen ke level 7.164.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, memprediksi, IHSG akan bergerak antara rentang support 7.100 dan resisten 7.300 dan 7.340. Saham-saham yang ia soroti adalah AADI, MEDC, dan MAIN.

"Sentimen eksternal, termasuk kenaikan harga energi seperti minyak dan gas serta tekanan jual investor asing, masih menjadi faktor utama yang menahan potensi penguatan indeks," kata Reza dalam riset hariannya.

Kemarin, koreksi IHSG disertai dengan aksi jual asing senilai Rp1,93 triliun di pasar reguler. Itu karena aksi profit taking di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang belum menunjukkan kejelasan, sehingga memicu sikap risk-off di pasar global.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas mengatakan, secara teknikal, meskipun IHSG ditutup melemah namun histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI mengarah di pivot area. IHSG masih  bertahan di atas MA5. Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran level 7.050-7.250.

Dari domestik, terdapat sentimen baru. Menteri Keuangan menambah penempatan dana pemerintah senilai Rp100 triliun ke perbankan untuk menjaga likuiditas di tengah kenaikan yield obligasi pemerintah Indonesia. Dengan tambahan ini, total dana pemerintah yang ditempatkan di perbankan mencapai sekitar Rp300 triliun. Namun penempatan dana itu dengan skema yang lebih fleksibel dan bisa ditarik kembali kapan saja.

Lebih lanjut, pemerintah berencana menerapkan WFH untuk ASN dan masih berupa imbauan bagi swasta. "Upaya ini dilakukan untuk menghemat konsumsi BBM. Pemerintah akan segera mengumumkan rincian pelaksanaannya," kata tim riset Phintraco Sekuritas.

Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas hari ini, yakni: JPFA, MDKA, UNTR, MAIN, dan AADI.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Laju IHSG Diproyeksi Terbatas Karena Ketidakpastian Gencatan Senjata

27 Mar 2026, 08:33 WIBMarket