Ilustrasi BCA. Shutterstock/Allegra P
BCA mencatatkan penjualan SR017 senilai Rp5,4 triliun. Pencapaian ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi pemerintah dalam mendorong pembiayaan pembangunan nasional.
Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan, pencapaian tersebut merupakan rekor penjualan SBN Ritel BCA di pasar perdana. Tak hanya itu, dirinya menyebut, raihan gemilang tersebut juga buah dari pemasaran melalui event Wealth Summit BCA 2022.
"Kami juga bersyukur karena investor dan masyarakat luas dapat memanfaatkan SBN Ritel Sukuk Negara Ritel seri SR017 untuk meningkatkan portofolio investasi melalui SBN Ritel pemerintah sekaligus memiliki kesempatan untuk mendapatkan pinjaman produktif sesuai kebutuhan,” tambah Haryanto melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (16/9).
Haryanto menjelaskan, penjualan tersebut dikontribusikan lebih dari 14 ribu investor. BCA juga mencatat, mayoritas investor yang menyerap portofolio tersebut adalah generasi X sebesar 38 persen dari total investor, disusul oleh generasi Y atau milenials sebesar 31 persen dari total investor.
Tak hanya itu, kontribusi aplikasi WELMA juga turut mendorong pertumbuhan dana kelolaan perseroan. Tercatat, lebih dari 65 persen pemesanan SR017 dilakukan oleh nasabah BCA via WELMA. Hingga Semester I/2022, kinerja dana kelolaan BCA tumbuh positif, terlihat dari pertumbuhan asset under management (AUM) produk Reksa Dana dan Obligasi yang mencapai 54 persen secara year on year (yoy).