Trump Sebut Perang akan Segera Berakhir, IHSG Diproyeksikan Naik Lagi

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat pada Kamis (2/4), setelah ditutup naik 1,93 persen di level 7.184,4 pada Rabu (1/4).
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, memprediksi IHSG akan bergerak di antara support 7.122 hingga 7.150 dan resisten 7.200 hingga 7.300. Daftar saham pilihannya hari ini adalah DEWA, VKTR, dan JPFA.
Sentimen global tetap dominan, khususnya perkembangan geopolitik Timur Tengah. "Dari dalam negeri, kebijakan stabilisasi harga energi dan rilis laporan keuangan emiten berpotensi menjadi katalis tambahan," kata Reza dalam risetnya.
Kemarin, IHSG menguat berkat sentimen global, khususnya reli Wall Street, seiring dengan meningkatnya optimisme de-eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang didorong pernyataan Donald Trump mengenai konflik akan berakhir di beberapa minggu ke depan.
Dari dalam negeri, terdapat sentimen rilis data ekonomi. Indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia melemah di level 50,1 pada Maret 2026 dari 53,8 di Februari 2026 (1/4). Sementara itu surplus neraca perdagangan turun menjadi US$1,28 miliar pada Februari 2026 dari US$3,09 miliar pada Februari 2025. Namun surplus pada Februari 2026 tersebut lebih tinggi dibandingkan surplus US$0,96 miliar pada Januari 2026.
"Sedangkan inflasi Maret 2026 melambat menjadi 0,41 persen (MoM) dan 3,48 persen (YoY) dibandingkan inflasi Februari 2026 yang sebesar 0,68 persen (MoM) dan 4,76 persen (YoY)," demikian catatan Phintraco Sekuritas.
Selain itu, BEI secara resmi memperbarui aturan mengenai minimum free float 15 persen bagi perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia. Aturan ini akan diterapkan secara bertahap dengan berbagai skema yang telah disiapkan BEI.
Perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar minimum Rp5 triliun dan sampai saat ini memiliki tingkat free float di bawah 12,5 persen, wajib memenuhi jumlah saham free float sebesar 12,5 persen paling lambat pada 31 Maret 2027 dan memenuhi ketentuan free float 15 persen paling lambat pada 31 Maret 2028. Sedangkan emiten yang telah mencapai angka free float 12,5 persen hingga kurang dari 15 persen, wajib memenuhi ketentuan free float 15 persen pada 31 Maret 2027.
Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas adalah MNCN, HRTA, JPFA, BUVA, dan CDIA.

















