- Daerah Istimewa Yogyakarta – 131 hari
- Jawa Tengah – 130 hari
- Jawa Timur – 129 hari
- Nusa Tenggara Timur – 118 hari
- Nusa Tenggara Barat – 115 hari
- Bali – 113 hari
- Jawa Barat – 110 hari
- Banten – 108 hari
- Sulawesi Selatan – 102 hari
- Maluku – 94 hari
- Sulawesi Barat – 91 hari
- Kalimantan Selatan – 89 hari
- Kalimantan Tengah – 89 hari
- Sulawesi Tenggara – 89 hari
- Gorontalo – 89 hari
- Sulawesi Utara – 88 hari
- Maluku Utara – 86 hari
Daftar Wilayah yang Lama Tak Turun Hujan di Indonesia

BMKG per 10 September 2026 mencatat hari tanpa hujan ekstrem di 17 provinsi.
Curah hujan diperkirakan rendah hingga menengah pada Dasarian II September–Dasarian I Oktober 2026.
Kemarau yang diperkuat El Nino meningkatkan risiko kekeringan pertanian, kelangkaan air bersih, dan karhutla.
Jakarta, FORTUNE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merangkum sejumlah wilayah Indonesia yang mengalami hari tanpa hujan (HTH) ekstrem. Data tersebut berdasarkan pemutakhiran per 10 September 2026.
Hasil monitoring BMKG menunjukkan Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat sebagai HTH terpanjang. Kemudian, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk data lebih lengkap, berikut daftar wilayah yang lama tak turun hujan di Indonesia berdasarkan data terbaru BMKG.
Table of Content
Daftar wilayah yang lama tak turun hujan di Indonesia
Wilayah dengan HTH ekstrem tersebar di 17 provinsi di Indonesia. Kawasan tersebut tercatat masuk kategori panjang hingga ekstrem lebih dari 100 hari.
Berikut daftar wilayah yang lama tak turun hujan di Indonesia merujuk data terbaru BMKG:
DIY alami HTH terpanjang hingga 131 hari
Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah dengan periode tanpa hujan terpanjang di Indonesia. Hasil monitoring BMKG menunjukkan Yogyakarta mengalami 131 hari atau 4 bulan HTH.
Sejumlah wilayah Yogyakarta masuk ke dalam kategori HTH ekstrem panjang lebih dari 60 hari. Kabupaten Bantul menjadi daerah HTH terpanjang mencapai 131 hari, diikuti Gunung Kidul dengan 115 hari dan Kulon Progo selama 108 hari. Sementara itu, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta mengalami 88 hari HTH.
Selain DIY, periode tanpa hujan juga terjadi di Jawa Tengah. Sebanyak 10 kabupaten di Jawa Tengah yang mengalami HTH lebih dari 100 hari. Durasi terpanjang ada di Kabupaten Sragen dengan 130 hari.
Urutan ketiga ada Provinsi Jawa Timur dengan HTH sebesar 129 hari, tepatnya di Kabupaten Sragen. Hasil menunjukkan sebagian besar wilayah berada di puncak musim kemarau ditandai dengan durasi HTH panjang.
Sebagian besar wilayah Indonesia masuk kemarau
Panjangnya durasi tanpa hujan tersebut sejalan dengan kondisi musim di Indonesia. Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih berada di periode dengan curah hujan relatif rendah dan memasuki musim kemarau.
BMKG mencatat sebanyak 80,7 persen atau 567 Zona Musim (ZOM) di Indonesia yang memasuki musim kemarau. Wilayah Tipe 1 Musim sebanyak 16,2 persen atau 113 ZOM, sementara kawasan yang mengalami musim hujan hanya sebesar 3,1 persen atau 22 ZOM.
Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat minimnya curah hujan dan musim kemarau yang diperkuat dengan El Nino.
Hal tersebut juga menyebabkan minimnya tutupan awan, sehingga radiasi matahari mencapai bumi secara maksimum. Akibatnya, suhu permukaan dapat melampaui 36 derajat celcius di beberapa wilayah, seperti Lampung, Aceh, Banten, hingga Kalimantan.
Atas kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap tiga ancaman dampak kemarau panjang. Peringatan tersebut mencakup kekeringan pertanian, kelangkaan air bersih, serta potensi karhutla.
Curah hujan masih tergolong rendah hingga menengah
BMKG menjelaskan curah hujan sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori rendah hingga besar sekitar 0–150 mm per dasarian periode Dasarian II September hingga Dasarian I Oktober 2026.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan uap air untuk membentuk awan hujan masih terbatas akibat El Nino kategori kuat. Hal tersebut menyebabkan suplai kelembapan berkurang dan memperpanjang musim kemarau di wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut membuat pemantauan perkembangan musim hujan dan HTH tetap penting dilakukan. Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga penting untuk mengikuti informasi resmi BMKG.
BMKG mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan hemat dalam mengonsumsi air bersih. Sementara itu, kawasan dengan intensitas hujan tinggi dapat memastikan selokan tetap bersih untuk mencegah genangan.
FAQ seputar daftar wilayah yang lama tak turun hujan
Di mana saja daerah yang jarang hujan di Indonesia? Ada 17 provinsi yang mengalami HTH kategori ekstrem panjang lebih dari 100 hari, seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Kota mana di Indonesia yang memiliki curah hujan terendah? Kota Yogyakarta termasuk salah satu kota yang mengalami periode hari tanpa hujan panjang selama 88 hari.
Mengapa musim kemarau kali ini terasa kering dan panjang? Kondisi atmosfer yang sangat kering ini dipicu oleh fenomena El Nino yang kuat.
Apa dampak HTH ekstrem ini? Durasi HTH ekstrem ini berisiko menyebabkan kekeringan lahan, kelangkaan air bersih, dan kebakaran hutan dan lahan.



















