Comscore Tracker
NEWS

Sah! Krakatau Steel Tambah Saham di Krakatau Posco Jadi 50%

Upaya menambah saham dimulai KRAS sejak 2016.

Sah! Krakatau Steel Tambah Saham di Krakatau Posco Jadi 50%KRAS resmi tambah saham di Krakatau Posco jadi 50%. (Doc: Krakatau Steel)

by Hendra Friana

Jakarta, FORTUNE - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk resmi menambah kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco, perusahaan joint venture antara Krakatau Steel dengan Posco Holdings, hari ini (28/11). 

“Dengan ditandatanganinya akta inbreng, kepemilikan saham Krakatau Steel di Krakatau Posco saat ini menjadi 50 persen, meningkat dari sebelumnya 30 persen," ujar Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan resmi yang diterima Fortune Indonesia.

Silmy menjelaskan, proses ini dimulai pada 2016 ketika ditandatanganinya Minutes of Agreement antara Krakatau Steel dan Krakatau Posco. Saat itu, Posco, perusahaan baja asal Korea Selatan yang jadi mitra pembentukan Krakatau Posco sejak 2010, bersama KRAS bermimpi untuk membangun klaster baja dengan target peningkatan produksi hingga 10 juta ton per tahun.

Dalam rencana pengembangan ini, perseroan dan Posco akan bekerja sama memperbaiki operasional, memodernisasi fasilitas yang sudah ada, dan membangun fasilitas baru yang lebih terintegrasi agar biaya produksi bisa lebih kompetitif.

Sejak 2016 pula, seperti tertuang dalam laporan tahunannya, Krakatau Steel hendak menambah porsi kepemilikan saham sehingga menjadi pengendali di perusahaan patungan tersebut. Namun, berdasarkan perjanjian kerja sama awal, perseroan hanya memiliki komitmen untuk bisa menambah kepemilikan saham sebesar 15 persen dari saat ini yang sebesar 30 persen.

Kini, setelah melakukan negosiasi panjang yang cermat dan hati-hati, Silmy Karim akhirnya mengumumkan keberhasilan penambahan saham perusahaannya di Krakatau Posco.

“Posco adalah perusahaan baja paling efisien di dunia. Dengan peningkatan saham Krakatau Steel di Krakatau Posco artinya kinerja Krakatau Steel akan semakin membaik khususnya pada proses produksi karena Krakatau Steel akan mensinergikan keunggulan Krakatau Steel dan Posco dalam setiap tahapan proses produksi," tegas Silmy.

Kinerja Krakatau Posco 

Sebagai informasi, kinerja PT Krakatau Posco di 2021 sendiri cukup fantastis. Laba perseroan tercatat US$415 juta atau setara dengan Rp6,5 triliun dan pendapatan sebesar US$2,35 miliar atau setara dengan Rp36,8 triliun. EBITDA PT Krakatau Posco di tahun 2021 mencapai US$695 juta atau setara dengan Rp10,8 triliun.

Silmy melanjutkan bahwa penambahan saham Krakatau Steel ke PT Krakatau Posco adalah bagian dari upaya mewujudkan rencana-rencana strategis Perseroan seperti peningkatan kapasitas menjadi 10 juta ton per tahun dan juga pengembangan produk hilir seperti baja untuk otomotif serta produk baja berkualitas tinggi lainnya.

“Peningkatan saham Krakatau Steel pada Krakatau Posco akan memberikan nilai tambah kepada Krakatau Steel dalam upaya kami untuk menjadi market leader produk baja di Indonesia serta dalam usaha memperkuat pasar ekspor,” tutup Silmy.

Saat ini Krakatau Posco memiliki kapasitas produksi 3,2 juta ton yang merupakan pabrik baja terintegrasi terdiri dari Iron and Steel Making Plant, Plate Rolling Mill, dan Hot Rolling Plant.

Related Articles