Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Kementerian ESDM: Pembangunan Tower Emergency di Aceh Sudah Capai 87%

IMG_6902.jpeg
Pemasangan jalur kabel untuk tower listrik darurat di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. (dok. Kementerian ESDM)
Intinya sih...
  • Pembangunan tower emergency di Aceh sudah mencapai 87% dan akan segera beroperasi.
  • Kondisi cuaca dan topografi menjadi tantangan utama dalam pembangunannya.
  • 93% pelanggan di Provinsi Aceh akan kembali mendapatkan aliran listrik pada Minggu malam.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, progress pembagunan fisik tower emergency di daerah Bireuen, Aceh telah mencapai 87 persen, dan akan segera beroperasi pada tahun depan.

Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, menjelaskan bahwa struktur menara untuk kedua jalur sudah berdiri dan tim teknis kini berada pada tahap penting penarikan kabel (stringing).

"Pekerjaan difokuskan pada dua jalur kritis, yakni Bireuen-Arun dan Bireuen-Peusangan," jelas Rudy dalam keterangan resmi, Minggu (7/12).

Meski demikian, Rudy tak menampik kondisi cuaca dan topografi menjadi tantangan utama selama pembangunan. Apalagi, lokasi yang melintasi sungai serta hujan deras yang kerap mengguyur membuat pengangkutan material dan pengerjaan lapangan harus disesuaikan demi keselamatan tim.

Untuk mengatasi kebutuhan jangka pendek pada jaringan distribusi, Kementerian ESDM ini bekerja sama dengan PT PLN telah dengan menempatkan genset ke beberapa wilayah terdampak, termasuk Takengon, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.

Prioritas penyaluran genset pun difokuskan pada fasilitas vital seperti rumah sakit dan instalasi PDAM agar layanan publik tetap berjalan saat pasokan transmisi belum sepenuhnya pulih.

Kementerian ESDM juga menyiagakan Tim Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) di tiga titik bencana untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan menindaklanjuti kendala teknis di lapangan. "Kami terus koordinasi dan monitor, Tim DJK berada di lokasi untuk mendorong percepatan pemulihan," kata Rudy.

Di kesempatan yang sama, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebut juga bahwa progres pemulihan tenaga listrik hampir rampung atau 93 persen.

Dari 323 penyulang yang terdampak, 197 di antaranya sudah menyala. Untuk gardu distribusi, dari 14.916 yang terdampak, 10.837 sudah beroperasi normal. Sementara dari 374,1 Megawatt (MW) beban listrik yang terdampak, sudah pulih 254,22 MW. Dari 1.519.999 pelanggan terdampak bencana, 1.061.106 di antaranya susah menikmati listrik kembali.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in News

See More

Sengketa Tambang Nikel, ARA Pertanyakan Legalitas Klaim 20 Juta Ton

23 Jan 2026, 19:33 WIBNews