Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
PBI yang Sempat Nonaktif Bisa Akses Layanan Saat Mudik Lebaran
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito/Dok Fortune IDN
  • BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta JKN tetap bisa mengakses layanan kesehatan.

  • Dari 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan pada Februari 2026, lebih dari 800.000 sudah direaktivasi.

  • BPJS Kesehatan membuka layanan tatap muka di kantor cabang serta menghadirkan Posko Mudik di berbagai titik strategis.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE –  BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta masih dapat mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama periode mudik dan libur Lebaran 2026. Tak hanya itu, peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) yang sempat nonaktif dan menunggu masa reaktivasi juga tetap bisa menggunakan layanan.

“Untuk yang PBI nonaktif, mereka yang memerlukan layanan katastropik seperti misalnya cuci darah, tetap bisa dilayani sepanjang hidup,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam konferensi pers persiapan mudik Lebaran 2026 di Jakarta, Senin (9/3).

Sebagai tindak lanjut atas nonaktifnya 11 juta peserta PBI pada Februari 2026, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) demi menyelaraskan pembaruan data peserta. Saat ini, dari jumlah tersebut, lebih dari 800.000 peserta telah mengalami reaktivasi dan aktif kembali.

Sejumlah pasien cuci darah di berbagai daerah sempat terdampak dan dirugikan akibat penonaktifan kepesertaan. Kejadian ini disebabkan oleh kebijakan pemutakhiran data PBI berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku Februari 2026.

Untuk itu, Pujo mengimbau masyarakat untuk mengecek status keanggotaan JKN via aplikasi Mobile JKN serta tidak lupa membayar iuran. 

Di sisi lain, untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

Sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan layanan selama masa mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik strategis. Pujo mengatakan, posko tersebut disiapkan untuk memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta Program JKN yang membutuhkan selama perjalanan.

Posko Mudik BPJS Kesehatan hadir pada 13-16 Maret 2026 di Pelabuhan Merak, Banten; Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur; Rest Area Tol 88A Cipularang di Purwakarta; Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka; Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang; Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen; Terminal Purabaya di Sidoarjo; serta Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar. 

“Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik sekaligus mempermudah peserta memperoleh informasi terkait pelayanan Program JKN selama perjalanan," kata Pujo.

Hingga 30 November 2025, jumlah peserta Program JKN mencapai 283.096.765 jiwa atau setara dengan 98,75 persen dari jumlah penduduk. Dari jumlah tersebut, tingkat keaktifan peserta hingga akhir tahun mencapai lebih dari 80 persen.

Editorial Team