Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Percepat Penataan Bantaran Rel, KAI dan Pemerintah Mulai Inventarisasi
Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan jajaran PT KAI melakukan rangkaian peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu (5/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel serta penyiapan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. (Dok. PT. KAI)
  • KAI bersama pemerintah meninjau lahan di sekitar jalur rel Jakarta untuk mempercepat penataan kawasan permukiman dan menyiapkan hunian layak bagi warga sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
  • Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta menghasilkan rencana pembangunan rumah susun di lahan negara bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah sebagai langkah konkret penyediaan hunian terjangkau.
  • KAI memulai inventarisasi permukiman di bantaran rel serta menyiapkan langkah penataan bertahap guna menciptakan lingkungan lebih tertib, aman, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT KAI bersama pemerintah melakukan inventarisasi dan peninjauan kawasan bantaran rel di Jakarta sebagai langkah awal percepatan penataan permukiman serta penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
  • Who?
    Kegiatan melibatkan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, serta jajaran PT KAI dan perwakilan kementerian terkait.
  • Where?
    Peninjauan dilakukan di lintas Tanah Abang hingga Kampung Bandan, termasuk area Blok E dan F, Jalan Kemukus Jakarta, serta Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Minggu, 5 April, sebagai bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai percepatan penataan kawasan bantaran rel.
  • Why?
    Langkah ini bertujuan mempercepat penataan kawasan padat di sekitar jalur rel dan menyiapkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
  • How?
    Peninjauan dilakukan menggunakan Kereta Inspeksi untuk memetakan kondisi eksisting. Hasilnya menjadi dasar inventarisasi lahan dan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan rumah susun
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan jajaran PT KAI melakukan rangkaian peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu (5/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel serta penyiapan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan menggunakan Kereta Inspeksi dengan menyusuri lintas Tanah Abang hingga Kampung Bandan, termasuk area bongkaran Blok E dan F serta kawasan Kampung Bandan Blok A. Dari atas rangkaian, rombongan meninjau langsung kondisi eksisting permukiman di sekitar jalur rel sebagai bagian dari proses inventarisasi awal.

KAI telah mengunjungi sejumlah tempat

Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan jajaran PT KAI melakukan rangkaian peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu (5/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel serta penyiapan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. (Dok. PT. KAI)

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan aset KAI di Jalan Kemukus, Jakarta, yang menjadi salah satu alternatif lokasi pemetaan kawasan yang akan ditata secara bertahap. Kunjungan kemudian berlanjut kembali ke aset di sekitar Stasiun Tanah Abang dan ke Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng sebagai referensi hunian terstruktur dalam mendukung penataan kawasan bantaran rel.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam kunjungan tersebut, Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta telah menghasilkan langkah konkret berupa kesiapan pembangunan rumah susun di atas lahan negara, yang ditujukan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

“Kami bekerja cepat untuk kepentingan rakyat, dan hari ini sudah ada langkah konkret melalui rencana pembangunan rumah susun di lahan negara. Ini merupakan hasil sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menghadirkan hunian yang lebih layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Maruarar Sirait.

Diiringi komitmen penyiapan lahan dan pembangunan hunian

Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan jajaran PT KAI melakukan rangkaian peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu (5/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel serta penyiapan hunian yang lebih layak bagi masyarakat. (Dok. PT. KAI)

Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa penyiapan lahan dan pembangunan hunian merupakan bagian dari komitmen pemerintah dan BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi antar kementerian dan BUMN menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program perumahan di berbagai wilayah, khususnya di kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Melalui sinergi antara Kementerian dan BUMN, kami optimistis penyediaan perumahan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” jelas Dony.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa peninjauan ini menjadi bagian dari langkah percepatan dalam proses inventarisasi kawasan dan penyusunan penataan yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

“KAI segera melakukan inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel yang dimulai dari titik prioritas dan akan diperluas ke wilayah lain. Langkah ini berjalan bersamaan dengan pengamanan area perkeretaapian serta koordinasi dengan kementerian terkait untuk penyiapan solusi hunian,” ujar Bobby.

Komitmen menghadirkan lingkungan yang lebih tertib

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin melakukan peninjauan langsung ke wilayah Divre I Sumatra Utara pada Senin, 23 Maret 2026. Kegiatan difokuskan di Stasiun Medan sebagai salah satu simpul utama mobilitas pelanggan di Sumatra Utara.

Menurutnya, hasil peninjauan di sejumlah titik tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan yang lebih terarah.

“Kami memastikan setiap langkah yang dilakukan mempertimbangkan aspek keselamatan perjalanan kereta api serta kebutuhan masyarakat. Penataan kawasan diarahkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih tertib dan mendukung peningkatan kualitas hidup,” kata Bobby.

KAI mengelola lebih dari 327 juta meter persegi lahan perkeretaapian yang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan hunian. Di wilayah Jabodetabek, potensi pengembangan mencapai sekitar 131 ribu unit hunian yang berada di sekitar simpul transportasi, sehingga memungkinkan integrasi antara hunian dan mobilitas masyarakat.

“KAI akan menjalankan tiga langkah utama, yaitu inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel, pengamanan area perkeretaapian, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk solusi jangka pendek dan jangka panjang guna mendukung hunian yang lebih layak serta peningkatan taraf hidup masyarakat,” kata Bobby. (WEB)

Editorial Team