Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Proyeksi Pertumbuhan Orang Super Kaya Indonesia, Jadi yang Tercepat
ilustrasi orang kaya (pexels.com/Pavel Danilyuk)
  • Indonesia diproyeksikan memiliki pertumbuhan orang super kaya tercepat di dunia periode 2026–2031, naik 82 persen dari 3.833 menjadi 6.966 orang.

  • Laporan menyebut lonjakan kekayaan Indonesia didorong sektor riil, komoditas, dan infrastruktur baru yang meningkatkan nilai aset para pemilik modal secara signifikan.

  • Para ekonom memperingatkan risiko ketimpangan ekonomi makin lebar karena kelas menengah tertekan, dengan penurunan daya beli dan penyusutan proporsi pekerja kelas menengah sejak 2018.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Indonesia diprediksi menjadi negara dengan pertumbuhan jumlah ultra high network individuals (UHNWI) atau orang super kaya tercepat pada periode 2026–2031. 

Berdasarkan The Wealth Report 2026 oleh Knight Frank, pertumbuhan orang super kaya di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia. Bahkan, Indonesia berhasil mengungguli beberapa negara maju, seperti Arab Saudi dan Polandia. 

“Pertumbuhan UHNWI secara global dalam lima tahun ke depan tidak lagi dipimpin oleh negara-negara yang selama ini mendominasi, melainkan oleh negara-negara dengan ekonomi yang berkembang pesat,” tulis Knight Frank dalam laporannya.

Daftar negara dengan pertumbuhan orang super kaya tercepat

Knight Frank mendefinisikan UHNWI sebagai individu yang memiliki kekayaan bersih minimal 30 juta dolar AS atau sekitar Rp535,4 miliar (kurs Rp17.848 per dolar AS).

Menurutnya, peta kekayaan global mulai bergeser dan sejumlah negara berkembang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan orang super kaya baru. Negera berkembang akan menggeser dominasi negara-negara maju yang selama ini mendominasi penciptaan kekayaan dunia.

Berikut daftar negara dengan pertumbungan orang super kaya tercepat:

  1. Indonesia: dari 3.833 orang menjadi 6.966 orang (82 persen)

  2. Arab Saudi: dari 4.388 orang menjadi 7.162 orang (63 persen)

  3. Polandia: dari 3.017 orang menjadi 4.906 orang (63 persen)

  4. Vietnam: dari 1.233 orang menjadi 1.960 orang (59 persen)

  5. Australia: dari 16.460 orang menjadi 26.095 orang (59 persen)

  6. Swedia: dari 6.845 orang menjadi 10.633 orang (55 persen)

  7. Amerika Serikat: dari 251.352 orang menjadi 387.422 orang (54 persen)

  8. Rumania: dari 749 orang menjadi 1.120 orang (50 persen)

  9. Filipina: dari 1.910 orang menjadi 2.844 orang (49 persen)

  10. Singapura: dari 7.171 orang menjadi 10.495 orang (46 persen)

Indonesia pimpin pertumbuhan orang super kaya dunia

Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan populasi orang super kaya tercepat di dunia dalam lima tahun ke depan. Jumlah individu dengan kekayaan bersih minimal 30 juta dolar AS di Indonesia diperkirakan meningkat 82 persen, dari 3.833 orang pada 2026 menjadi 6.966 orang pada 2031.

Knight Frank menilai lonjakan tersebut mencerminkan pergeseran pusat pertumbuhan kekayaan global ke negara-negara dengan ekonomi yang berkembang pesat. Indonesia menjadi salah satu pasar yang menciptakan kekayaan baru melalui pertumbuhan investasi, penguatan pasar modal, serta ekspansi ekonomi strategis.

Selain jumlah orang super kaya, populasi miliarder di Indonesia juga diproyeksikan meningkat. Knight Frank memperkirakan jumlah miliarder Indonesia bertambah dari 33 orang pada 2026 menjadi 49 orang pada 2031 atau tumbuh sekitar 49 persen. Dengan capaian tersebut, Indonesia diproyeksikan menempati peringkat ke-12 dunia dalam pertumbuhan jumlah miliarder.

Meski Indonesia mencatat pertumbuhan tercepat, Amerika Serikat diperkirakan tetap menjadi pusat utama penciptaan kekayaan global. Sementara itu, China tetap menjadi pusat kekayaan terbesar kedua di dunia. Lalu, India diproyeksikan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu motor pertumbuhan kekayaan global.

Kesenjangan ekonomi semakin nyata

Di balik optimisme pertumbuhan populasi orang super kaya, para ekonom mengingatkan risiko melebarnya ketimpangan ekonomi di dalam negeri. Hal ini terjadi bersamaan dengan indikasi penurunan ketahanan ekonomi masyarakat kelas menengah.

Sejumlah ekonom menilai pertumbuhan tersebut mencerminkan fenomena K-shaped recovery. Artinya, kelompok kelas atas terus menikmati peningkatan kekayaan, sedangkan kelas menengah dan bawah cenderung stagnan atau bahkan mengalami penurunan daya beli.

Dalam laporan Indonesia Economic Prospect edisi Juni 2026, World Bank menyoroti kondisi kelas menengah di Indonesia yang menghadapi tekanan cukup serius. Tantangan terbesar saat ini justru berada di kelompok aspiring middle class atau rentan miskin. 

Kelompok tersebut berada di atas garis kemiskinan struktural namun mereka sangat rentan jatuh miskin ketika terkena guncangan ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan dan inflasi.

Laporan World Bank menekankan adanya penurunan kelompok pekerja kelas menengah. Angkanya menyusut dari 14,5 persen pada 2018 menjadi hanya sekitar 7 persen pada 2025.

Pandangan serupa juga disampaikan Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet. Pertumbuhan akumulasi kekayaan lebih banyak dinikmati oleh pemilik modal dibandingkan pekerja.

Menurut Yusuf, pertumbuhan kelompok super kaya ditopang oleh kenaikan nilai aset, seperti bisnis, properti, dan saham. Sementara itu, upah riil masyarakat mengalami penyusutan rata-rata 1 persen per tahun pada periode 2018–2024.

Jika kondisi ketimpangan ini terus dibiarkan memburuk, penurunan daya beli masyarakat dikhawatirkan dapat memengaruhi konsumsi rumah tangga. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang tertekan.

FAQ seputar pertumbuhan orang super kaya Indonesia

Berapa proyeksi pertumbuhan orang super kaya di Indonesia?

Indonesia diproyeksikan memiliki tingkat pertumbuhan orang super kaya mencapai 82 persen pada 2031.

Berapa proyeksi pertumbuhan miliarder di Indonesia?

Laporan Knight Frank memproyeksikan jumlah miliarder di Indonesia melonjak sekitar 49 persen menjadi 49 orang pada 2031.

Mengapa jumlah orang super kaya di Indonesia tumbuh cepat di dunia?

Pergeseran ekonomi membuat sejumlah negara berkembang, termasuk Indonesia berpotensi membuka peluang kekayaan baru. Pendorong utamanya mencakup perputaran modal dari sektor riil, komoditas, dan transisi ke infrastruktur baru.

Editorial Team

Related Article