Jakarta, FORTUNE – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan dugaan praktik under-invoicing dan transfer pricing oleh sejumlah produsen sawit atau crude palm oil (CPO) raksasa di Indonesia.
Temuan tersebut berasal dari hasil analisis terhadap transaksi ekspor CPO dan produk turunannya yang dilakukan Kementerian Keuangan.
Menurut Purbaya, ada sekitar 10 perusahaan CPO yang terindikasi melakukan manipulasi harga ekspor di Amerika Serikat. Sayangnya, Purbaya tidak bisa menyebutkan nama 10 perusahaan tersebut.
"Oh, itu namanya belum kita sebutin, kan. Nanti saya dituntut. Tapi ada sih datanya sepuluh...Campur (perusahaan lokal dan asing), kali. Sepuluh eksportir terbesar," ujar Purbaya, di kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (26/5).
