Jakarta, FORTUNE — Pemerintah memperkirakan subsidi energi berpotensi bengkak seiring keputusan menahan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan estimasi pembengkakan tersebut saat ditemui di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (1/4). Tambahan beban subsidi dapat mencapai puluhan triliun rupiah di tengah tren kenaikan harga minyak global.
“Rp90 triliun sampai Rp100 triliun, subsidi kan? (Kalau) kompensasi lain lagi,” ujar Purbaya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa tekanan fiskal tidak hanya berasal dari subsidi, tetapi juga potensi tambahan kompensasi energi yang belum dihitung secara rinci.
