Jakarta, FORTUNE - Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah mengatakan bahwa usulan penambahan anggaran kementerian/lembaga sebesar Rp984 triliun dari pagu anggaran yang dirancang untuk tahun anggaran 2027 sebesar Rp1.389,94 triliun.
“Usulan tambahannya Rp984 triliun,” ujar Said dalam Rapat Kerja dengan Pemerintah dalam Rangka Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2027 dan RKP Tahun 2027 di DPR, Senin (29/6).
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pagu belanja kementerian dan lembaga (K/L) dalam APBN 2026 sebesar Rp1.157,77 triliun. Pada tahun 2026, anggaran terbesar disalurkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sekitar Rp217,8 triliun. Untuk tahun anggaran 2027, BGN mengajukan alokasi anggaran sebesar Rp270 triliun untuk program MBG bagi 81,5 juta jiwa.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan yang memperoleh anggaran terbesar kedua usai BGN pada 2026 yakni Rp167,4 triliun, kini mengusulkan penambahan anggaran untuk rencana program kerja 2027 sebesar Rp195 triliun sehingga total anggaran tahun 2027 menjadi Rp334 triliun, dari pagu yang ditetapkan Rp139 triliun.
Lebih lanjut, Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadi K/L ketiga dengan anggaran terbesar 2026. Polri mendapat pagu indikatif untuk anggaran Rp118 triliun dan mengajukan tambahan anggaran 2027 sebesar Rp66,1 triliun.
Dalam rapat kerja tersebut, Banggar DPR RI dan Pemerintah menyepakati laporan Panja-Panja Banggar yang telah membahas berbagai aspek dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027 dan PKP Tahun 2027. Persetujuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang dilakukan melalui pembahasan bersama DPR dan Pemerintah.
Usai pengesahan laporan Panja, Ketua Banggar DPR RI secara resmi menyerahkan kepada pemerintah hasil kompilasi berbagai usulan yang telah dihimpun dan dibahas bersama komisi-komisi DPR RI, DPD RI, MPR RI, BPK, serta mitra kerja terkait.
Penyerahan tersebut dilakukan dalam forum rapat kerja sebagai bagian dari mekanisme formal pembahasan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Selanjutnya, proses penyusunan RAPBN Tahun Anggaran 2027 akan berlanjut sesuai tahapan yang telah ditetapkan, seperti penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh pemerintah kepada DPR RI pada Agustus mendatang.
