Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Bank Muamalat Gandeng NRA Group Garap Pembiayaan Haji Khusus

Bank Muamalat Gandeng NRA Group Garap Pembiayaan Haji Khusus
Jemaah haji embarkasi JKB 19 tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Minggu (17/05/2026) pagi waktu Arab Saudi. (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperluas pengembangan ekosistem haji dan umrah dengan menjalin kerja sama strategis bersama NRA Group untuk penyaluran pembiayaan haji khusus melalui program ProHajj Signature.

Kolaborasi tersebut ditujukan untuk membantu calon jemaah menyiapkan biaya ibadah haji khusus secara lebih terencana, sekaligus memberikan perlindungan terhadap risiko fluktuasi nilai tukar.

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menjelaskan ProHajj Signature menawarkan pembiayaan dalam mata uang rupiah yang akan dikonversi ke dolar Amerika Serikat setelah pencairan dana hingga jemaah dinyatakan berangkat oleh NRA Group.

Menurut dia, skema tersebut memberi kepastian biaya karena mayoritas paket haji khusus menggunakan denominasi dolar AS.

Ia mengatakan, pembiayaan dengan denominasi USD menjadi salah satu keunggulan ProHajj Signature karena struktur biaya paket haji khusus umumnya menggunakan USD.

"Lewat skema ini, calon jemaah memperoleh pembiayaan yang lebih stabil, terukur, dan memberikan kepastian dalam persiapan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Imam dalam keterangannya, Selasa (19/5).

Program ProHajj Signature dirancang untuk mendukung kebutuhan pembiayaan mulai dari pendaftaran porsi hingga keberangkatan sesuai paket NRA Group dengan harga mulai US$8.500.

Bank Muamalat menilai inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi menghadirkan solusi pembiayaan haji yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat layanan bagi mitra Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

“Bank Muamalat punya komitmen besar untuk terus mengembangkan ekosistem haji dan umrah di Indonesia. Sebagai fokus bisnis perseroan, kami menghadirkan layanan yang lengkap dan relevan bagi masyarakat, di antaranya bersinergi dengan NRA Group sebagai salah satu PIHK tepercaya di Tanah Air,” kata Imam.

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan juga berupaya mengoptimalkan basis pelanggan masing-masing, baik dari segmen jemaah haji dan umrah maupun nasabah yang membutuhkan pembiayaan perjalanan ibadah.

Nasabah yang mengakses ProHajj Signature dapat langsung memperoleh nomor porsi haji khusus pada tahun berjalan karena sistemnya telah terhubung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Dengan skema tersebut, estimasi keberangkatan dinilai lebih cepat dibandingkan haji reguler.

Proses pengajuan pembiayaan juga dibuat lebih sederhana dengan dukungan pengurusan porsi oleh NRA Group. Produk ini menggunakan akad ijarah multijasa dengan plafon mulai Rp135 juta dan tenor hingga 96 bulan.

“ProHajj Signature dikelola sesuai prinsip syariah dan memberikan kesiapan keberangkatan yang lebih terencana. Calon jemaah juga dapat berangkat bersama keluarga dengan dukungan layanan premium dan eksklusif dari NRA Group,” ujarnya.

Saat ini Bank Muamalat menguasai sekitar 59 persen pangsa pasar haji khusus di Indonesia. Perseroan memandang bisnis haji dan umrah masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan berbasis syariah.

Selain pembiayaan haji, Bank Muamalat dan NRA Group turut meluncurkan kartu debit Visa co-branding bagi jemaah NRA Group. Kartu tersebut dilengkapi berbagai fitur transaksi di Arab Saudi, mulai dari tarik tunai dengan menu Bahasa Indonesia di ATM tertentu hingga pembayaran nontunai di merchant berlogo Visa/Plus.

Nasabah juga berkesempatan memperoleh cashback hingga 15 persen atau maksimal Rp200 ribu tanpa minimum transaksi di Arab Saudi. Kehadiran kartu debit tersebut diharapkan dapat mempermudah dan meningkatkan keamanan transaksi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Masyarakat Ramai Cicil Emas, Pembiayaan BMS Melonjak 1.236%

19 Mei 2026, 13:41 WIBSharia