Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Aset Tembus Rp8 Triliun, Prudential Syariah Perkuat Dominasi Pasar

 Aset Tembus Rp8 Triliun, Prudential Syariah Perkuat Dominasi Pasar
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) (Dok. IDN Times)

Jakarta, FORTUNE - Di tengah tekanan yang masih membayangi industri asuransi nasional, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) justru mencatatkan kinerja yang relatif solid sepanjang 2025. Pertumbuhan aset, ekspansi distribusi, serta peningkatan permintaan produk menjadi indikator bahwa segmen asuransi syariah mulai bergerak lebih cepat dibandingkan industri secara keseluruhan.

Perusahaan membukukan kenaikan aset lebih dari 20 persen secara tahunan, dari Rp6,6 triliun pada 2024 menjadi sekitar Rp8 triliun pada 2025. Dari sisi bisnis baru, Annualized Premium Equivalent (APE) bahkan mencapai Rp1 triliun, level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin Ahmad Zulkiflee, mengatakan kinerja tersebut menempatkan Prudential Syariah sebagai salah satu pemain dominan dengan pangsa pasar sekitar 22 persen di industri asuransi syariah. Pertumbuhan ini juga melampaui rata-rata industri, dengan lonjakan sekitar 38 persen secara tahunan.

Dia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari perubahan mendasar di pasar. “Ini menunjukkan bahwa pasar syariah bukan lagi sekadar potensi, tetapi sudah menjadi realitas yang tumbuh sangat cepat,” ujar Iskandar, saat menerima penghargaan Indonesia Best 50 CEO Awards 2026 yang digelar The Iconomics Media, mengutip keterangan pers, Minggu (26/4).

Secara industri, tren tersebut terlihat kontras. Ketika industri asuransi secara umum mengalami kontraksi sekitar 5 persen, segmen asuransi syariah justru mencatatkan pertumbuhan sekitar 13 persen. Sementara itu, asuransi konvensional masih berada dalam tekanan dengan penurunan sekitar 6 persen.

Selain pertumbuhan finansial, Prudential Syariah juga mencatat pembayaran klaim sebesar Rp2,2 triliun sepanjang 2025, mencakup perlindungan jiwa, kesehatan, hingga penyakit kritis. Angka ini menjadi indikator kemampuan perusahaan menjaga likuiditas sekaligus memenuhi kewajiban kepada peserta.

Dari sisi distribusi, ekspansi dilakukan melalui dua kanal utama. Kanal agency kini didukung lebih dari 60.000 tenaga pemasar, sementara bancassurance diperkuat melalui kemitraan dengan Bank Syariah Indonesia yang memiliki akses ke lebih dari 21 juta nasabah. Strategi ini menjadi kunci dalam memperluas penetrasi produk di tengah meningkatnya kebutuhan proteksi berbasis syariah.

Menariknya, perubahan juga terjadi di level agen. Jika sebelumnya produk syariah kurang diminati, kini justru menjadi pendorong utama pertumbuhan.
“Mereka sekarang yang datang kepada kami, meminta produk baru, meminta kampanye baru. Ini menunjukkan bahwa permintaan pasar memang sudah berubah,” kata Iskandar.

Di sisi lain, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi katalis penting. Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat literasi meningkat signifikan, mendorong pemahaman bahwa asuransi syariah bukan sekadar varian dari produk konvensional, melainkan model berbeda dengan prinsip berbagi risiko (ta’awun).

Penguatan kinerja tersebut juga beriringan dengan aspek kepemimpinan hingga kemampuan menghadapi krisis. Namun, Iskandar menjelaskan bahwa capaian ini merupakan refleksi kerja kolektif organisasi, serta mencerminkan dedikasi dan komitmen seluruh tim Prudential Syariah dalam menjaga kepercayaan serta terus berinovasi sesuai kebutuhan peserta.

"Kami memandang capaian ini sebagai dorongan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan berbasis syariah yang relevan dan komprehensif untuk kebutuhan keluarga Indonesia yang terus berkembang," katanya, menambahkan.

Ke depan, perusahaan menargetkan penguatan produk dan layanan sebagai strategi mempertahankan pertumbuhan. Kinerja akan difokuskan pada pengembangan produk dan layanan yang memperkuat ketahanan finansial peserta melalui prinsip-prinsip syariah. Dengan kombinasi pertumbuhan di atas rata-rata industri, ekspansi distribusi, dan perubahan perilaku pasar, asuransi syariah kini bergerak dari sekadar ceruk menjadi salah satu pilar pertumbuhan baru di sektor keuangan nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Aset Tembus Rp8 Triliun, Prudential Syariah Perkuat Dominasi Pasar

27 Apr 2026, 14:59 WIBSharia