Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Pertamina Siapkan 80 Ribu Kiloliter Avtur di Penerbangan Haji 2026

Pertamina Siapkan 80 Ribu Kiloliter Avtur di Penerbangan Haji 2026
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus jaga pasokan avtur selama hari raya (Dok.IDN Times/istimewa)

Jakarta, FORTUNE - Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80.000 kiloliter (KL) avtur guna mendukung kebutuhan penerbangan haji 2026. Volume tersebut disesuaikan dengan proyeksi kenaikan permintaan sekitar 1,2 persen dibandingkan musim haji sebelumnya, sekaligus sekitar 5,6 persen lebih tinggi dari rata-rata penyaluran harian normal.

Distribusi bahan bakar penerbangan ini akan mencakup 14 titik embarkasi, meliputi Bandara Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport (BIL), Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport (YIA) yang mulai difungsikan sebagai embarkasi baru pada 2026.

“Peningkatan ini mencerminkan tren kenaikan aktivitas penerbangan haji serta kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan energi sektor aviasi,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun di Jakarta, melansir ANTARA pada Jumat (24/4).

Ia menegaskan kesiapan pasokan ditopang oleh sistem rantai distribusi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di seluruh titik layanan penerbangan haji. Alur tersebut mencakup kilang, fuel terminal, aviation fuel terminal, hingga layanan pengisian langsung ke pesawat (into-plane).

“Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth.

Menurutnya, kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran mobilitas udara jemaah haji Indonesia melalui layanan energi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Operasional penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yakni fase pertama pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase kedua pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada kedua periode tersebut, perusahaan memastikan keandalan distribusi avtur di seluruh titik layanan.

Jangkauan distribusi tersebut memungkinkan penyaluran berjalan optimal, baik dari bandara embarkasi utama maupun bandara penyangga logistik. Ketersediaan stok di setiap titik dijaga dalam kondisi aman, dengan dukungan sistem logistik yang fleksibel untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat puncak musim haji.

Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga mengakselerasi digitalisasi melalui sistem Digital Ground Operation (DGO). Teknologi ini memungkinkan pemantauan proses pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi, efisiensi, serta keterlacakan distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia. Implementasi ini turut memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance dan akuntabilitas layanan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Pertamina Siapkan 80 Ribu Kiloliter Avtur di Penerbangan Haji 2026

24 Apr 2026, 15:22 WIBSharia