Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Bank BSN Gandeng Muhammadiyah, Perluas Layanan Keuangan Syariah

Bank BSN Gandeng Muhammadiyah, Perluas Layanan Keuangan Syariah
Dok. Muhammadiyah.or.id
Intinya Sih
  • Bank BSN dan Muhammadiyah menjalin kerja sama lima tahun untuk memperluas akses layanan keuangan syariah bagi jaringan Amal Usaha Muhammadiyah, mencakup pendidikan, perumahan, dan modal usaha.
  • Kolaborasi ini menghadirkan produk simpanan syariah, pembiayaan KPR, serta integrasi layanan digital melalui Bale Syariah dan aplikasi MASA guna mendukung efisiensi operasional lembaga Muhammadiyah.
  • Hingga Mei 2026, aset Bank BSN tumbuh 23 persen menjadi Rp78,21 triliun dengan laba naik 40 persen; kemitraan ini diharapkan memperkuat penetrasi keuangan syariah di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE — PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas kolaborasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah guna memperkuat akses layanan keuangan syariah bagi jaringan organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Kerja sama tersebut mencakup layanan perbankan, pembiayaan pendidikan, pembiayaan perumahan, hingga dukungan modal usaha yang ditujukan bagi anggota Muhammadiyah dan berbagai unit usaha di bawah naungannya.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani kedua pihak pada Februari 2026. Melalui kerja sama yang berlaku selama lima tahun, Bank BSN akan menyediakan berbagai layanan yang mendukung operasional organisasi sekaligus pengembangan ekosistem ekonomi Muhammadiyah.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofyan Noor mengatakan kemitraan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan syariah di lingkungan Muhammadiyah yang memiliki jaringan luas, mulai dari perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit hingga panti asuhan.

“Maksud dan tujuan utama dari kerja sama ini adalah sebagai dasar untuk mengoptimalisasi pemanfaatan jasa layanan perbankan syariah yang saling menguntungkan. Kami ingin menghadirkan solusi keuangan produktif yang langsung menyentuh para anggota, guru, dan karyawan di lingkungan Muhammadiyah, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi umat,” kata Alex di Jakarta, dikutip Jumat (19/6).

Melalui kemitraan tersebut, Bank BSN akan memperluas berbagai layanan keuangan syariah, mulai dari produk simpanan, pengelolaan payroll, pembiayaan pendidikan, pembiayaan kepemilikan rumah, hingga fasilitas pembiayaan bagi Amal Usaha Muhammadiyah.

Bagi anggota Muhammadiyah, bank menyediakan akses tabungan syariah dengan setoran awal yang terjangkau dan tanpa biaya administrasi bulanan. Layanan tersebut juga terintegrasi dengan kartu debit co-branding yang terkoneksi dengan aplikasi Muhammadiyah 'Aisyiyah Super Apps (MASA).

Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib menilai sektor perbankan memiliki peran penting dalam menopang keberlanjutan berbagai amal usaha yang selama ini menjadi tulang punggung layanan pendidikan, kesehatan, dan sosial Muhammadiyah.

“Kerja sama dengan Bank BSN ini diharapkan mampu menjadi daya dukung finansial bagi ribuan Amal Usaha Muhammadiyah, mulai dari perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga panti asuhan yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa topangan sektor perbankan,” tutur Irwan.

Menurut Irwan, kebutuhan pembiayaan tidak hanya terkait operasional lembaga, tetapi juga menyangkut akses pendidikan dan kepemilikan rumah bagi sivitas Muhammadiyah.

“Kami berharap Bank BSN hadir memberikan solusi konkret melalui skema beasiswa atau pembiayaan penyelesaian studi bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan dana. Di sisi lain, kami juga mendorong kolaborasi pengadaan perumahan bagi para guru, dosen, dan karyawan yang belum memiliki rumah, dengan memanfaatkan keahlian serta rekam jejak program KPR Sejahtera milik Bank BSN,” terangnya.

Di sektor pembiayaan perumahan, Bank BSN telah menyalurkan pembiayaan kepada 980 warga Muhammadiyah yang terdiri dari 835 unit KPR subsidi dan 145 unit KPR non-subsidi. Perseroan juga mulai mengembangkan proyek hunian yang menyasar dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Selain pembiayaan individu, Amal Usaha Muhammadiyah juga akan memperoleh akses pendanaan untuk kebutuhan pengembangan usaha dan operasional. Fasilitas tersebut mencakup pembiayaan modal kerja, pembangunan properti komersial, pengadaan lahan, hingga pembiayaan bagi kontraktor.

Untuk mendukung efisiensi pengelolaan keuangan, sekolah, rumah sakit, dan unit usaha Muhammadiyah akan memanfaatkan platform digital Bale Syariah. Sistem ini menyediakan layanan virtual account untuk rekonsiliasi transaksi secara otomatis serta dukungan pembayaran digital melalui QRIS.

Kedua pihak juga berencana memperluas program edukasi dan literasi keuangan syariah yang akan dilaksanakan secara berkala di berbagai daerah.

Kerja sama tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan bisnis Bank BSN yang terus meningkat. Hingga Mei 2026, total aset perseroan mencapai Rp78,21 triliun atau tumbuh 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp61,15 triliun, meningkat 14 persen secara tahunan.

Dari sisi profitabilitas, laba Bank BSN naik 40 persen menjadi Rp473 miliar. Sementara itu, aplikasi digital Bale Syariah yang diluncurkan pada Februari 2026 telah digunakan oleh 187.319 pengguna aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp3,51 triliun dari lebih dari 1,47 juta transaksi.

Kolaborasi dengan Muhammadiyah memperlihatkan upaya Bank BSN memperluas basis nasabah melalui pendekatan komunitas dan institusi. Dengan jaringan Amal Usaha Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah, kerja sama ini berpotensi menjadi kanal pertumbuhan baru bagi bisnis pembiayaan dan layanan digital perseroan, sekaligus memperkuat penetrasi keuangan syariah di Indonesia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More