Comscore Tracker
SHARIA

RUPST BSI Setujui Masuknya Saham Pemerintah, Jadi BUMN? 

BSI tebar dividen setara 25% laba sekitar Rp757 miliar.

RUPST BSI Setujui Masuknya Saham Pemerintah, Jadi BUMN? ShutterStock/CahyadiSugi

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE –  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyetujui Negara Republik Indonesia untuk masuk melalui saham Seri A Dwiwarna di perseroan. 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menjelaskan, hal tersebut tertuang dalam perubahan anggaran dasar perseroan, di mana hal ini terkait langkah pemerintah untuk memasukan saham Seri A Dwiwarna ke BSI. 

Saham Seri A Dwiwarna ini merupakan saham khusus Negara Republik Indonesia yang memberikan hak istimewa pada pemegang saham, di antaranya menyetujui persetujuan rapat umum pemegang saham serta menyetujui perubahan permodalan perusahaan. 

“RUPST juga menyetujui Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Ini terkait masuknya Saham Seri A Dwiwarna kepada BSI. Kami berharap adanya saham Dwiwarna ini semakin memperkuat BSI untuk menjadi motor bagi kemajuan industri keuangan syariah nasional,” jelas Hery melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (27/5). 

BSI tebar dividen setara 25% laba sekitar Rp757 miliar

Selain itu, RUPST juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 25 persen dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp757 miliar kepada pemegang saham. 

Selain itu, RUPST juga menetapkan sebesar 20 persen laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021 disisihkan sebagai cadangan wajib perseroan. Sementara itu, 55 persen dari laba bersih tahun lalu dialokasikan sebagai laba ditahan. 

Secara rinci besaran dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yakni Rp757.051.214.975. Dividen yang akan dibagikan ini sekurang-kurangnya ekuivalen dengan Rp18,41 per lembar saham. 

Hery menambahkan, pemberian dividen payout ratio sebesar 25 persen tersebut mempertimbangkan komitmen BSI untuk terus memberi nilai kepada shareholder dan menghadirkan value kepada stakeholder melalui rencana ekspansi bisnis ke depan. 

“Keputusan tersebut juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perusahaan,” imbuh Hery.

Ubah susunan pengurus

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga memutuskan untuk mengangkat Bob Tyasika Ananta sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) BSI. Di mana sebelumnya Wadirut BSI dijabat dua direksi yaitu Wadirut I BSI Ngatari, dan Wadirut II BSI Abdullah Firwan Wibowo. 

Pemegang saham BSI juga memutuskan mengangkat Zaidan Novari menjadi Direktur Wholesale Transcation Banking menggantikan Kusman Yandi, juga mengangkat Moh. Adib menjadi Direktur Treasury & International Banking, serta mengangkat Ngatari sebagai Direktur Retail Banking.

Selain itu, pemegang saham BSI juga memutuskan untuk mengangkat Mohammad Nasir sebagai Komisaris Independen menggantikan posisi Bangun Sarwito Kusmulyono, serta mengangkat Nizar Ali sebagai Komisaris.

Adapun susunan komisaris perseroan menjadi :

•      Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim
•      Wakil Komisaris Utama/Independen: Muhammad Zainul Majdi
•      Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat
•      Komisaris Independen: Mohamad Nasir*
•      Komisaris Independen: M. Arief Rosyid Hasan 
•      Komisaris: Masduki Baidlowi
•      Komisaris: Imam Budi Sarjito
•      Komisaris: Sutanto
•      Komisaris: Suyanto
•      Komisaris: Nizar Ali*

Adapun susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut:

•      Direktur Utama: Hery Gunardi
•      Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta*
•       Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari*
•      Direktur Retail Banking: Ngatari
•      Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
•      Direktur Information Technology: Achmad Syafii
•      Direktur Risk Management: Tiwul Widyastuti
•      Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi
•      Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
•      Direktur Treasury & International Banking: Moh. Adib* 

Adapun susunan dewan pengawas syariah : 

•Ketua : Dr. KH. Hasanudin, M.Ag 
•Anggota : Dr. H. Mohamad Hidayat, MBA, MH 
•Anggota : Dr. H. Oni Sahroni, M.A 
•Anggota : Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, MS

Related Articles